5 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

12 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

1018 Views

12 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online – Kala orang-orang lebih senang menghabiskan waktu di toko baju dan melihat sana-sini, toko buku selalu menjadi magnet ketika saya berada di pusat perbelanjaan.

Berada di sana berlama-lama bikin saya makin betah. Seenggaknya, saya bisa memperbarui pengetahuan saya soal buku-buku yang baru terbit, siapa pengarang baru yang masuk ke industri kepenulisan, penerbit apa yang baru bermunculan, dan seterusnya.


Dulu, waktu novel pertama saya, Nyanyian Hujan, rilis pada 2013 lalu, saya makin sering ke toko buku.

Bukan cuma ingin meng-update buku-buku penulis lain di sana, melainkan saya juga ingin melihat seberapa bagus penjualan saya di toko buku tertentu, berapa stok yang tersisa, atau terkadang memacu diri sendiri untuk menulis kembali.

Saya pernah berandai-andai, jauh sebelum buku pertama rilis, โ€œKapan ya, bisa punya buku sendiri dan dijual di toko buku seluruh Indonesia?โ€

Ketika mimpi itu terwujud, saya bersyukur dan bangga sekali, โ€œOh, ternyata begini ya rasanya tahu buku kita dijual di toko buku, orang-orang bisa membelinya, membacanya, memberikan ulasan, bahkan memberikan feedback langsung ke sayaโ€.

Baca juga: 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak


Semenjak saya belum mampu meluangkan waktu lagi untuk menulis novel, saya tetap pergi ke toko buku. Hanya saja, ada yang kurang.

Saya enggak lagi melihat novel-novel saya berada di salah satu rak Fiction karena yaโ€ฆ memang masa penjualannya sudah habis atau cetakan pertama memang sudah habis. Duh, jangan tanya gimana kangennya saya ngelihat karya sendiri di toko buku.

Well, bicara soal buku, saya juga suka membeli buku di toko bukuย online. Rasanya nyenengin dan surprising aja ketika tiba-tiba ada kurir yang berteriak di depan rumah, โ€œPakeeetttt!โ€, lalu pas saya buka isinya ternyata adalah buku.

Rasanya seperti dapat hadiah atau doorprize yang isinya saya suka banget, padahal sayalah yang menghadiahi diri sendiri dengan buku incaran. Hahaha. ๐Ÿ˜€

Oh ya, beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan di Bookstagram, โ€œKak, kalau beli buku online di mana, ya?โ€, “Toko buku online terlengkap apa, ya?”, “Rekomendasi toko buku termurah apa aja, ya?”.

Well,ย for those who ask the same question, saya ingin memberikan rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online versi saya.

12 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Bukabuku, tempatnya cari buku-buku lokal bonus diskon

7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Ini dia rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online yang pertama. Kalau ingin beli buku lokal, seringnya beli di Bukabuku. Enaknya, dapat diskon 20%, jadi bisa lebih hemat (dan bisa beli lebih banyak buku). Hehehe. ๐Ÿ˜€

Di toko buku online ini, kamu bisa melihat judul-judul yang lagi trending. Secara enggak sadar, kamu diberi rekomendasi buku-buku laris yang siapa tahu menarik minatmu untuk membelinya.

Eh tapi sayang, database Bukabuku udah enggak selengkap dulu, deh. Ada beberapa buku baru yang saya cari di sini, eh tapi enggak masuk database mereka. Terpaksa deh, harus berburu buku di offline store.

Sekarang sih, lagi jarang banget beli buku di sini karena emang lagi pengin menahan diri untuk jadi professional book hoarder. Kerjaannya beli buku terus, tapi waktu buat baca bukunya malah enggak ada. ๐Ÿ™

Baca juga: Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu

Buku terakhir yang saya beli di sini adalah The Book of Invisible Questions karya Lala Bohang. Sayangnya pas udah transfer, eh katanya out of stock.

Akhirnya saya cancel order tersebut dan lebih memilih untuk cari di toko buku konvensional aja. Ternyata susah juga! Stoknya habis di mana-mana. Untungnya pas lagi restock di salah satu toko buku deket rumah, dapet satu copy. Yeay!


Periplus, gampang banget kalau mau cari buku impor dengan harga bersaing

7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online selanjutnya adalah Periplus. Kalau Periplusย ini langganan saya beli buku-buku impor alias yang berbahasa Inggris.

Bisa dibilang, di Periplus ini bukunya lengkap banget, cepat, mudah, dan harganya juga cukup bersaing dengan toko buku lain (yang akan saya bahas sendiri di nomer 3).

Kalau mau cari judul buku tertentu, gampangnya tinggal cari dan copy ISBN buku tersebut di Google, lalu paste di kolom search. Soalnya, kalau kamu cari dengan keyword judul atau nama pengarang buku, kadang-kadang enggak ketemu.

Baca juga:ย Asyiknya Belanja Buku di Periplus.com, Toko Buku Impor Langganan

Terus, kalau beli buku minimal Rp200 ribu, kamu enggak akan dikenakan biaya pengiriman alias free shipping (untuk area Jabodetabek). Packaging-nya yang terbuat dari kardus juga oke dan selama ini dapat buku dalam keadaan baik.

Nah, kalau buku terakhir yang saya beli di Periplus adalah The Sun and Her Flowers milik Rupi Kaur. Bukunya baru saya baca sedikit. Ada yang udah baca bukunya?




Books & Beyond, ada program “Lowest Price in Town” untuk buku impor favorit

7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Selanjutnya, Books & Beyondย merupakan rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online yang wajib kamu tahu.

Sejujurnya, saya enggak terlalu suka beli buku di website ini, soalnya kalau diperhatikan, web-nya enggak terlalu di-update. Kalau lihat homepage-nya, kadang yang ditampilin tuh bukan buku-buku baru yang lagi happening atau yang lagi buka pre-order.

Selain itu, sesuai namanya, toko buku ini enggak hanya jualan buku aja. Tapi ada mainan, stationery, gift, dsb.

Bagi saya pribadi, agak campur-campur dan kurang menarik perhatian saya. Terus, kalau mau cari buku tertentu, kolom search-nya juga enggak terlalu helpful. Better copy paste ISBN buku yang diincar, ya.

Baca juga:ย Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17

Kendati begitu, saya tetap senang beli buku online di Books & Beyond soalnya kadang dapet harga buku impor yang lebih murah dari toko sebelah.

Apalagi, mereka punya program โ€œLowest Price in Townโ€, yang mana ada buku-buku pilihan yang harganya paling murah kalau dibandingkan toko buku lainnya.

Sama seperti waktu saya menulis blogpost ini, buku Men Without Women: Stories yang ditulis Haruki Murakami versi hardcover, harganya Rp300 ribuan. Beda sekitar Rp60 ribuan di toko sebelah. Lumayan, kan.

Baca juga: Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi

Namun kalau diminta memilih, saya lebih suka mampir ke store fisiknya langsung. Again, saya suka keliling-keliling di toko buku dan berdasarkan pengamatan, harga buku di store fisik jauh lebih murah ketimbang di online.

I have no idea kenapa harganya berbeda, but itโ€™s true. Besides, kalau punya kartu member Books & Beyond, kamu bisa dapet diskon tambahan.

Hmm… sehabis nulis paragraf-paragraf di atas baru ngeh deh, ternyata harga buku yang lebih murah bisa jadi pertimbangan penting dalam membeli buku online, ya. ๐Ÿ™‚


POST, lapaknya buku-buku anti-mainstream; melting pot pencinta literasi

7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Well, POST is one of my favorites, though. Ini merupakanย rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online yang wajib banget kamu pertimbangkan.

POST adalah toko buku independen yang bisa kamu temukan di Pasar Santa, Jakarta Selatan. Kalau boleh jujur, saya belum pernah mampir langsung ke POST, tapi pengiiiiiin banget ke sana.

Dulu waktu man ke Pasar Santa, kayaknya cuma ngelewatin mini bookshop ini aja. Tapi sekarang POST udah beberapa kali renovasi sehingga kelihatannya jadi makin luas, asyik, dan tentunya bikin betah para pencinta buku buat mampir ke sana.

Not to mention that dua pemiliknya, Maesy Ang dan Teddy W. Kusuma, super ramah dan friendly banget kalau ngenalin buku-buku bagus.

Pertama kali ketemu mereka pas ada acara Bincang Buku d Tangerang. Maesy kasih tahu ke saya soal buku anak-anak favoritnya, yang sekarang jadi favorit saya juga. Judulnya Na Willa, karangan Reda Gaudiamo.

Well, I have shared my experience about POST and these two lovely peopleย I met yang bikin saya envy karena dua-duanya sama-sama pelahap literasi. Couple goals, isnโ€™t it? Baca tulisannya di artikelย Pengalaman Membeli Buku di Post Bookshop Pasar Santa, ya.

Kalau mau beli buku di POST, kamu bisa langsung main ke Pasar Santa atau colek mereka di Instagramย @post_santa.

Buku-buku yang mereka jual bakal jarang banget kamu temuin di toko buku mainstream. Percaya, deh. Mereka juga rutin mengundang pembicara dan ngadain bincang buku atau workshop. Seru!


Gramedia, bisa cari buku lama dengan print-on-demand

gramedia

Ini dia rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online selanjutnya. Awalnya, tampilan Gramedia.com enggak seenak dan semudah sekarang. Namun, kalau kamu buka website-nya, wah jadi lebih asyik.

Buat kamu yang lagi malas ke Gramedia langsung, bisa langsung mampir ke website ini dan mencari buku atau stuff lain yang ingin dibeli.

Barusan saya iseng-iseng cek ketersediaan novel saya dengan mengetik nama panjang di kolom search. Ternyata ada novel kedua saya yang judulnya Taman Pasir masih dijual di sana, hanya saja print on demand, atau dicetak sesuai permintaan pembeli.

By the way, saya enggak terlalu yakin, deh, apakah database buku yang dijual di Gramedia.com ini lengkap atau enggak, soalnya ada beberapa buku yang saya cari, tapi enggak ketemu.

Di sisi lain, menurut saya masih ada yang bisa di-improve dari website ini, yakni dari segi filter buku. Website ini nyatanya cuma bisa filter buku berdasarkan genre, harga, dan ketersediaan stok.

Pengin banget bisa filter pencarian buku dari penerbit juga supaya lebih memudahkan, apalagi Gramedia.com sering ngadain promo buku khusus untuk penerbit Gramedia Group aja.

Mungkin lebih seru kalau main ke store fisiknya langsung kali, ya.ย Anyway, saya enggak rekomendasiin untuk beli buku impor di sini karena harganya jauh lebih mahal.


Gramedia Digital, paket bulanan cukup murah untuk beragam jenis bacaan

10 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online - gramedia digital

Belakangan ini saya lagi galau banget, pengin deh pake e-book reader semacam Kindle. Menurut saya, ini bisa menjadi salah satu alternatif bagi saya yang kadang-kadang kesulitan kalau mau membaca di transportasi umum.

Akan tetapi, saya masih ragu, nggak tahu nih kedua mata saya bakal terbiasa atau enggak ketika membaca buku-buku digital. Eh, untungnya ada Gramedia Digital, rekomendasi toko buku favorit di mana pembaca bisa beli buku online dan berlangganan 120.000 koleksi bacaan yang original.

Baca juga: Ketagihan Baca E-book Gara-gara Gramedia Digital

Saya pernah coba berlangganan sebulan untuk Premium Package dengan harga Rp89.000 dan ternyata seru juga, nih. Pun saya jadi bisa lebih banyak dan lebih cepat ketika membaca buku.

Namun sayangnya, waktu saya mengakses Gramedia Digital, beberapa bacaan enggak ada watermark-nya. Takut banget nggak sih, kalau ada pembaca nggak bertanggung jawab yang screenshot masing-masing halaman, lalu dijadiin buku bajakan, dan dijual lagi?

Hal lain yang menurut saya perlu di-improve adalah adanya sistem rating untuk setiap bacaan supaya pembaca bisa tahu buku mana yang sekiranya direkomendasikan untuk dibaca.

Kamu pernah mencoba rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online yang satu ini?


Grobmart, ongkir per buku hanya Rp3.000

grobmart

Belum lama ini saya sempat kesulitan mencari beberapa judul buku. Pas cari di toko buku langganan, eh ternyata stoknya enggak tersedia.

Cari di toko buku yang lain, eh malah enggak masuk katalog mereka. Sampai akhirnya saya tahu soal Grobmart dari teman-teman Bookstagrammer. Ini merupakanย rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online yang bikin saya penasaran.

Nah, karena banyak yang merekomendasikan toko buku ini, akhirnya saya meluncur ke website mereka dan untungnya, mereka punya buku-buku yang ingin saya beli.

Uniknya, ternyata ongkir yang dikenakan oleh Grobmart ini berdasarkan jumlah buku yang dibeli, yang mana satu buku dikenakan ongkir Rp3.000. Biasanya kan ongkir dihitung berdasarkan jarak dan jumlah buku dalam satuan kg.

Nah, waktu itu saya membeli 3 buku dan ongkir yang dikenakan sebesar Rp9.000. Kalau kamu membeli buku dalam jumlah banyak, tentu saja ongkirnya bakalan lebih mahal lagi.

Saya pun mengambil kesimpulan bahwa Grobmart cocok buat kamu yang ingin membeli buku dalam jumlah sedikit.


Mizanstore, ada Blog soal buku, penulis, dan rekomendasi lainnya!

mizanstore

Selain Grobmart, Mizanstore juga menjadi rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online selanjutnya untuk dicoba. Awalnya, saya pikir toko buku online ini hanya menjual buku-buku terbitan Mizan Group saja, tapi ternyata buku-buku yang dirilis penerbit lain juga bisa kamu temukan di sini.

Yang menarik, Mizanstore ini enggak hanya menjual buku-buku hard copy saja, tetapi ada versi e-book, print on demand, juga ada buku-buku self-publishing.

Baca juga: 30 Bookstagram Terms You Should Know

Kemudian, toko buku online ini juga punya Blog pada website-nya yang berkaitan dengan buku terbaru hingga penulisnya sendiri. Para pembeli yang mampir ke website ini pun bisa menambah wawasan merekan sembari belanja buku. Seru!


Mojok Store

Mau tahu apa rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online selanjutnya? Yup, ada Mojok Store. Kamu sudah tahu tentang toko buku yang satu ini?

Bila dilihat dari website mereka, tampilannya cukup rapi. Di bawah header utama, langsung ada section buku-buku Rekomendasi dan yang masuk kategori Best Seller. Yang seru, Mojok Store juga menyediakan berbagai paket buku pilihan yang menarik banget buat dikulik.

Saya sendiri beli buku online lewat Shopee-nya Mojok Store, yang mana akun mereka sudah termasuk dalam Shopee Mall. Hal ini tentunya meningkatkan rasa percaya diri saya sebelum membeli buku di di tokoย online terpercaya.

Beli buku apa aja, sih? Ada 3, yakni, Seekor Anjing Ditabrak Honda Astrea Dini Hari Tadi, Hidup Begitu Indah dan Hanya Itu yang Kita Punya, dan Perempuan di Titik Nol. Kalau di Shopee, sering ada diskon juga, lho! ๐Ÿ˜€


DemaBuku

Rekomendasi toko buku favorit lainnya buat beli buku online adalah DemaBuku. Bukunya lumayan beragam, mulai dari buku anak-anak sampai sastra.

Bila diperhatikan, buku-buku yang dijual sebenarnya nggak jauh berbeda dengan yang ada di POST Bookshop, yakni lebih kepada buku-buku dari penerbit indie.

DemaBuku sendiri sebenarnya menyediakan berbagai alternatif untuk pembelian buku-buku mereka, mulai dari website, WhatsApp, Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak. Namun supaya lebih mudah (dan bisa dapat gratis ongkir), saya memilih untuk membeli buku lewat Shopee aja.

Waktu itu saya beli Boxset Paket Seri Penulis karya Abhinaya Gina Jamela, yang mana di dalamnya terdapat 4 buku berjudul Resep Membuat Jagat Raya (puisi), Aku Radio Bagi Mamaku (kumpulan cerita), Mengapa Aku Harus Membaca (non fiksi), Rahasia Negeri Osi (novel).


Kinokuniya, sempat ada promo diskon 50%

Kinokuniya

Selama ini saya lebih suka melihat-lihat buku di toko offline Kinokuniya yang salah satunya ada di Plaza Senayan. Di sana, koleksinya lengkap banget! Beneran bikin para pembaca buku betah berlama-lama di sana.

Namun, belakangan saya tahu bahwa Kinokuniya memiliki toko buku online yang tentunya memudahkan siapa saja untuk membeli buku-buku incaran. Selain di laman Kinokuniya, kamu bisa melihat koleksi buku lainnya di iLOTTE.com.

iLOTTE sendiri merupakan situs belanja online yang mana di salah satu section-nya, kamu akan menemukan beragam buku pilihan yang dijual oleh Kinokuniya. Beberapa waktu lalu, Kinokuniya sempat mengadakan diskon 50% dan ya, udah pasti kalap banget, sih! Tapi kapan lagi bisa dapat buku impor incaran dengan harga miring?

Sayangnya, database di iLOTTE nggak selengkap di toko buku offline Kinokuniya. Kalau lebih lengkap, mungkin saya akan makin kalap, deh. ๐Ÿ˜‚


Book Depository, free ongkir ke mana saja

Book Depository

Ini dia rekomendasi toko buku favorit selanjutnya. Sebenarnya saya sudah tahu tentang Book Depository sejak lama. Namun baru sebulan kemarin saya mencoba membeli melalui website ini.

Bila diperhatikan, harga buku di Book Depository ini lumayan mahal dari harga rata-rata di toko buku impor lainnya. Makanya, ketika hendak membeli buku, saya pasti melakukan riset dan perbandingan harga terlebih dulu.

Akan tetapi yang menyenangkan, Book Depository menggratiskan ongkos kirim ke mana saja, termasuk Indonesia. Eitss… jangan lupa, kalau kamu ngak punya kartu kredit untuk pembayaran pesanan, kamu bisa pakai kartu Jenius seperti yang saya lakukan.


Nah, itulah dia 12 rekomendasi toko buku favorit buat beli buku online.ย Sebenarnya masih banyak toko buku online lainnya yang banyak jadi langganan para penulis, pembaca, atau Bookstagrammers, tapi kebanyakan belum pernah saya coba.

@sintiaastarinaToko buku online yang kasih banyak diskon ##SpreadHappiness ##samasamadirumah ##tiktokindonesia ##fyp ##bookstore

โ™ฌ Banana (feat. Shaggy) – Conkarah

Tulisan ini pun akan selalu saya update ketika saya mencoba membeli buku di toko buku yang berbeda, ya. ๐Ÿ™‚

Oh ya, mungkin, ada dari kamu yang pernah beli buku selain di 12 toko buku di atas? I would very love to hear your experience!


Jangan lupa baca tulisan lainnya soal buku dan Bookstagram di bawah ini, ya!

Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

1. 10 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 7 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk Karya Rinda Maria Gempita
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: Youโ€™re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooksโ€™ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus
50. 7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling
51. Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling?
52. 5 Tips Memilih Buku untuk Dibawa Saat Traveling
53. Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?
54. Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!
55. [BOOK REVIEW] The Book of Imaginary Beliefs Karya Lala Bohang
56. Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?
57. [Book Review] Deep Wounds Karya Dika Agustin
58. 5 Buku Ilustrasi Favorit untuk Kamu yang Butuh Bacaan Ringan
59. Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional
60. Panduan Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
61. Things to Know About Big Bad Wolf Books Sale 2019 and My Book Haul!
62. 10 Male Bookstagrammers Who Will Inspire You to Read More
63. [BOOK REVIEW] Dear Tomorrow: Notes to My Future Self Karya Maudy Ayunda
64. [BOOK REVIEW] The Naked Traveler 8: The Farewell Karya Trinity
65. [BOOK REVIEW] Bicara Tubuh Karya Ucita Pohan dan Jozz Felix
66. Pengalaman Belanja Buku di Gramedia World BSD, Tangerang
67. Singgah Sejenak di Perpustakaan Erasmus Huis Jakarta Selatan
68. The Reading Room, Kemang: Sensasi Makan di Perpustakaan
69. Toko Buku Independen POST, Surga Kecil Para Pencinta Buku
70. Membawa Buku di Penjuru Dunia ke Transit Bookstore Pasar Santa
71. Indie Bookshop Tour: Tur Toko Buku Independen Perdana di Jakarta
72. 7 Inspirasi Tempat Baca Favorit Para Bookstagrammer
73. Toko Buku Foto Gueari Galeri: Jual Foto, Emosi, dan Cerita
74. [BOOK REVIEW] Kamu Terlalu Banyak Bercanda Karya Marchella FP
75. [BOOK REVIEW] The Loneliest Star in the Sky Karya Waliyadi
76. Ketagihan Baca E-book Gara-gara Gramedia Digital
77. [BOOK REVIEW] Jingga Jenaka Karya Annisa Rizkiana Rahmasari
78. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini Karya Mas Aik
79. [BOOK REVIEW] Avontur, Dear 19 Karya Thinkermoon
80. [BOOK REVIEW] Flowers over the Bench Karya Gyanindra Ali
81. Menyusuri Tumpukan Buku-buku Lawas di Galeri Buku Bengkel Deklamasi
82. 5 Cara Menabung untuk Membeli Buku
83. 5 Cara Menemukan Inspirasi untuk Bookstagram
84. [BOOK REVIEW] Addio Karya Alya Damianti
85. 5 Rekomendasi Film Favorit Berlatar Toko Buku, Sudah Nonton?
86. Berburu Buku Murah di Vintage Vibes, Alam Sutera
87. 6 Tips Biar Enggak Kalap Belanja Buku di Big Bad Wolf
88. [BOOK REVIEW] Mind Platter (Bejana Pikiran) Karya Najwa Zebian
89. Perpustakaan Goethe-Institut Jakarta: Tempat Asyik Belajar Budaya Jerman
90. Nyamannya Membaca Buku di Perpustakaan Freedom Institute
91. 7 Strategi Jitu Menambah Penghasilan dari Buku
92. Perpustakaan Habibie dan Ainun, Warisan untuk Masyarakat Indonesia
93. Sore Hari Bersama Buku-buku di Halaman Belakang Kineruku Bandung
94. Mengejar Aan Mansyur Hingga ke Katakerja Makassar
95. Kedai Buku Jenny, Lebih dari Sekadar Perpustakaan dan Toko Buku
96. [BOOK REVIEW] Surat untuk Anakku Karya Mahendra Hariyanto
97. [BOOK REVIEW] Selamat Datang, Bulan Karya Theoresia Rumthe
98. 7 Perpustakaan di Jakarta yang Bikin Makin Cinta Membaca
99. 10 Aplikasi Edit Foto Bookstagram yang Sering Saya Gunakan
100. 10 Kutipan Terbaik dari Buku Kamu Terlalu Banyak Bercanda
101. 8 Tips Meningkatkan Engagement Bookstagram
102. 7 Cara Mudah Membangun Kebiasaan Membaca Buku

54 thoughts on “12 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

  1. Waktu itu pernah beli bukunya Knut Hamsun, Hunger di Periplus Online. Sayangnya nggak terlalu puas. Salahku juga sih, cari harga paling murah dan nggak merhatiin spesifikasi bukunya. Jadinya buang 170 ribu buat buku yang cetakannya jelek, malah kaya epub yang diprint. Udah gitu, nunggu sampai 1 bulan buat sampai karena barangnya dari Singapore. Sejak saat itu milih ngecek dulu di toko fisik, kalau mau beli online survey toko-toko lain.

    1. Betul, kadang aku juga liat-liat dulu detail bukunya dulu biar enggak salah pilih. Soalnya buku-buku impor kan harganya mahal. Aku biasanya ngecek ISBN-nya dulu dan aku cocokkin ke buku yang diinginkan. Tapi memang beli buku di store fisiknya langsung lebih pasti, sih, bisa ngecek kondisi buku sebelum membeli.

      Anyway, salam kenal ๐Ÿ˜€

  2. Aku juga sering rekomendasiin orang yang mau beli komik Mak Irits, belinya di bukabuku ma gramedia online. Soalnya udah ga ada di toko offline ??

  3. Hai, Kak.
    Salam kenal. Namaku Rere.
    Tulisan yg bagus dan bermanfaat banget Kak.
    Aku pribadi sih belum pernah beli buku secara online Kak. Walopun lebih murah di online tapi kayanya lebih mantep aja gitu ke toko fisiknya. Hehehe.
    Oh ya Kak udah pernah cobain beli buku di toko buku diskon seperti Togamas atau Social Agency Baru Jogja via online?
    Barangkali bisa dijadikan referensi sama Kakak.
    Terima kasih. Salam literasi.

    1. Hai, Rere. Terima kasih sudah mampir dan salam kenal juga, ya. Kalau Togamas aku tahu. Temanku sering bilang, cuma pas aku ke Jogja memang belum pernah mampir. Nah, kalau Socia, Agency Baru Jogja aku baru pertama kali dengar. Setelah ini aku bakalan browsing soal dua toko buku ini. Thank you for letting me know, ya. ๐Ÿ˜€

  4. Aku seringnya beli buku di bukabuku karena bisa COD dan diskonnya memang lumayan banget, tapi memang benar beberapa buku nggak ada di databasenya bukabuku padahal buku baru ๐Ÿ™

    1. Iyes, bener banget! Padahal aku selalu ngandelin bukabuku untuk beli buku. Tapi sekarang database-nya enggak terlalu lengkap dan pelayanannya enggak se-OK dulu. Jadi, mungkin, toko buku yang lainnya bisa jadi alternatif.

  5. bulan2 akhir ini saya jadi sering suka baca buku, semoga dapat menyerap ilmu dari banyak buku juga ๐Ÿ™‚

  6. udh lama ga beli buku , udh lama ga baca buku juga , situ kalau udh beli buku baca buku sering banget ga sintia , btw salam kenal ? nice artikel

  7. Terima kasih untuk infonya, Kak.
    Dua diantara 7 yang direkomendasikan, biasa saya juga beli di sana. No. 1 dan No.7 langganan saya ๐Ÿ˜Š

  8. wah ternyata banyak ya, aku cuma tau gramedia sama bukabuku, eh post juga pernah sih….waktu itu langsung email ke yang punya toko

  9. Waktu itu beli novel-novel di Eureka Bookhouse dan ternyata murah dan ori. Saya lihat disitu lebih banyak buku anak sama buku pelajaran sekolah. Tapi novel yang saya cari dan itu novel baru ada disana

  10. Wah banyak pilihan juga ternyata. Minggu lalu mau beli buku di toko yang nomor 5, sayangnya gak ada pilihan kirim lewat transportasi online. Jadinya langsung ke tokonya haha

    1. Lihat-lihat langsung di offline store-nya juga seru kok, Kak. Tapi hati-hati malah jadi bikin tambah kalap. Tadinya cuma mau beli 1-2 buku, nanti malah bawa pulang banyak buku. Hehehe. ๐Ÿ˜€

  11. Dulu pas jamankuliah sering banget beli buku online.
    soalnya beli di toko offline capek ga nemu-nemu buku yag pas.
    Dan sekarang pas udah lulus ga pernah beli buku lagi haha.
    Uh kangen baca bukuuuu…

  12. Periplus bagus sih, cuman harganya mahal amat. Plus hanya bisa kasih ongkir untuk wilayah jabodetabek dan jawa. Seolah kami yang tinggal di luar pulau jawa, nggak suka baca buku. Tapi ya mau bagaimana lagi. hehe

    Kalau saya, untuk buku impor lebih milih bookdepository. Sekalipun lama nyampainya tapi dia lebih murah dan yang paling penting adalah free ongkir.

    1. Halo, Zai. Terima kasih atas pesannya. Sebelumnya mohon maaf saya kurang setuju dengan statement kamu yang mengaitkan kalau ongkir gratis di Jabodetabek & Pulau Jawa berhubungan dengan suka atau enggak sukanya masyarakat di luar itu dalam membaca buku. Mungkin toko buku yang bersangkutan punya alasan sendiri kenapa ongkir gratis cuma ada di wilayah tertentu. ๐Ÿ™‚

      Nah, kalau saya sendiri belum pernah membeli di Book Depository. Will try next time. Thanks for sharing!

  13. Kalau buku tertentu saya kadang cari online. Misal buku The Master Key System karangan Charles F. Haanel nyari offline susah. Justru dapat buku itu di online.

    Kalau buku yang mudah didapatkan, saya biasa cari di Blok M Square. Ada teman disana yang jualan buku. Cari buku sambil nongkrong, hehe…

    salam

    1. Iya, kalau bukunya sulit dicari, mengandalkan toko buku online bisa jadi salah satu pilihan tepat. Wihh suka nongkrong di Blok M Square? Aku udah lama banget enggak ke sana.

  14. Parcelbuku.net sempat jadi favorit saya sebelum hadirnya grobmart. Saya juga suka beli di bukukita.com.
    Namun akhir-akhir ini malah lebih sering beli buku di tokopedia/bukalapak hehe.

    1. Kalau boleh memberi saran, jika membeli buku di e-commcrce, pilihlah official store, ya. Supaya keaslian buku terjamin. Banyak kasus buku bajakan dijual di e-commerce soalnya. :((

  15. Sintia! Thanks ya blogpostnya. Aku baru mulai rajin baca buku lagi terus nyari-nyari online book store. Dulu belanjanya di Gramed, Bukabuku, sama Bukukita.. Udah lama banget gak beli buku online. Bermanfaat banget blogpostnya! :*

    1. Hi, Ci Sefin! Thanks for paying a visit. Yes, semoga bisa ketemu buku-buku yang diincar dengan harga yang pas, kualitas maksimal, dan layanan nomor satu, yaa ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.