Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling?

Feb 5, 2019

Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling? – Partner saya sering bilang, “Ngapain sih, bawa buku (pas jalan-jalan), enggak dibaca juga. Berat-beratin tas aja.” Terus, saya pasti ketawa dan ngelawan, lalu menjawab, “Iihhh… dibaca, kok”. Tapi ujung-ujungnya, kadang dibaca, kadang enggak. Hehehe. 😀

Mungkin, dia sering ngomel karena saya suka nitip buku-buku yang ingin dibaca pas traveling di tas dia. Seharusnya kan tas tersebut bisa diisi sama barang-barang atau keperluan lain, seperti oleh-oleh, misalnya.

Tapiiii ini malah diisi sama buku yang sebenarnya belum tentu saja baca juga. Hmm… kalau kamu sendiri, suka bawa buku saat traveling nggak, sih?

Buat yang suka, good for you! Mungkin kamu juga akan merasakan apa yang saya rasakan di bawah ini. Sebaliknya, kalau kamu enggak suka bawa buku pas traveling dan menganggap buku-buku yang dibawa cuma makan tempat, simak deh 5 alasan bawa buku saat traveling berikut ini.

5 Alasan Bawa Buku Saat Traveling

Membunuh waktu pas lagi di perjalanan

5 Alasan Bawa Buku Saat Traveling

Photo by Daniel Frese from Pexels

Ini dia alasan pertama kenapa suka bawa buku saat traveling. Perjalanan yang jauh kadang terasa begitu membosankan, terutama perjalanan dengan kereta di malam hari.

Kala insomnia udah menyerang, saya langsung mengeluarkan buku dari dalam tas, pas headset, setel musik mellow kesukaan, lalu baca buku sampai ketiduran.

Baca juga: Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17

Kalau kondisinya siang hari, membaca buku benar-benar membantu untuk membunuh waktu. Kalau udah asyik sama satu bacaan yang seru banget, bisa-bisa saya lupa waktu. Eh, tahu-tahu udah sampai di tempat tujuan. 🙂


Teman terbaik para solo traveler

5 Alasan Bawa Buku Saat Traveling

Photo by Oleksandr Pidvalnyi from Pexels

Kalau lagi solo traveling, ada momen di mana saya pengin banget berdiam diri dan istirahat sejenak. Enggak pengin ngapa-ngapain gitu. Rasanya cuma pengin ngabisin waktu sambil mengistirahatkan tubuh dan pikiran hingga pagi menjelang.

Nah, di waktu luang kayak gini, buku-buku selalu menjadi teman terbaik saya. Pas lagi traveling, biasanya saya enggak bawa buku yang tebal atau yang bacannya berat. Cukup yang ringan aja seperti novel fiksi, buku puisi, atau buku ilustrasi.


Mengurangi daftar buku yang belum dibaca

Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online

Saya enggak malu mengakui kalau di rak saya, buku yang belum dibaca jumlahnya lebih banyak ketimbang yang udah. Iya, begini nih, salah satu ciri book hoarder. Sekalinya beli buku bisa banyak banget. Tapi pas mau baca, selalu merasa 24/7 isn’t enough.

That’s why saya seneng banget bawa buku saat traveling! Bagi saya, ini bisa jadi salah satu me-time terbaik! Plus, saya bisa mengurangi daftar buku yang belum dibaca, nih. Jadi, buku-buku di rumah bukan cuma sekadar dikoleksi aja, tapi dibaca juga.


Biar enggak bosan main HP terus

v

Photo by Kerde from Pexels

Jenuh enggak sih, main HP terus? Dikit-dikit buka Instagram dan ngelihat update-an orang-orang yang ada di list Following kita. Bosen juga enggak sih, chat sama orang yang topiknya itu-itu aja?

Kalau kamu merasakan hal tersebut, itu artinya kamu wajib bawa buku saat traveling. Apalagi, membaca buku sama sekali enggak ada ruginya, lho. Ketimbang main HP terus dan belum tentu dapat faedah, lebih baik menghabiskan waktu dengan buku-buku kesukaan.


Bikin cepat tidur

5 Alasan Bawa Buku Saat Traveling

Photo by Daria Shevtsova from Pexels

Kalau yang satu ini sebenarnya alasan personal, sih. Pas traveling, meski capeknya minta ampun, enggak gampang buat saya untuk tidur di tempat baru. Mungkin ini sugesti yang tetap menempel di diri saya sejak lama.

Yang saya rasa selama ini, kalau mau bepergian dan menginap di suatu tempat, hari pertama dan/atau kedua biasanya enggak bisa tidur nyenyak karena tubuh masih beradaptasi dengan suasana baru. Namun, hari ketiga dan seterusnya baru bisa tidur pulas.

Baca juga: Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia

Makanya, saya selalu bawa buku saat traveling biar saya bisa cepat tidur. Faktanya, membaca buku di dekat kasur bikin saya cepat ngantuk. Asli, deh.

Awalnya, baca buku dengan posisi duduk bersila. Lama-kelamaan, tubuh makin merosot hingga duduk selonjor. Tahu-tahu, udah mulai tidur-tiduran. Kalau udah kayak gini, lebih berasa ngantuknya.

Nah, setelah mengetahui 5 alasan bawa buku saat traveling, kamu jadi kepengin bawa buku nggak, nih? Kalau saya pribadi lebih suka membawa buku fisik. Maksimal 2 buku aja biar enggak terlalu makan tempat di tas.

Sebenarnya, kamu juga bisa memanfaatkan e-reader, seperti Kindle yang bisa menampung jutaan buku elektronik dalam satu gadget. Jadi, enggak perlu tuh ribet bawa buku fisik selama perjalanan. 😀

Baca juga: 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi baca buku gratis, seperti iPusnas atau iJakarta. Namun, ini kembali ke selera dan kebiasaan masing-masing pembaca. Saya enggak terlalu nyaman membaca buku lewat gadget. Makanya, ke mana-mana masih membawa buku fisik.

Kalau kamu lebih suka dan merasa nyaman membaca buku lewat gadget, that’s great! Itu artinya kamu bisa membawa buku di dalam tas kamu dengan jumlah yang enggak terhingga dan kamu pun bisa membaca buku kapan aja, di mana aja, dengan lebih fleksibel!

Yuk, bawa buku saat traveling! 😀


Selain posting-an di bawah ini, enaknya nulis soal apa lagi, ya? ?

7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku di Big Bad Wolf Jakarta (Bonus: 5 Tips Biar Enggak Kalap)
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk, Si Pengingat Mimpi
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus
Sintia Astarina

Sintia Astarina

A flâneur with passion for books, writing, and traveling. I always have a natural curiosity for words and nature. Good weather, tasty food, and cuddling are some of my favorite things. How about yours?

More about Sintia > 

5 Comments

  1. Lucky Caesar

    Sepakaat banget sama alasan”nyaa mbaak. Saya jugaa suka bawa buku kalau lg travelling sendirian. Jd gak berasa sendirian hehehe

    Reply
    • Sintia Astarina

      Hi, Mbak. Thank you for reading. Biasanya suka bawa buku apa pas traveling? 😀

      Reply
  2. emakmbolang.com

    Ya Ampun tak kira cuman aku saja menjadikan buku sebagai “teman” perjalanan. ternyata ada juga ya. tosss dulu. jujur klo jalan, aku selallu menghindari gadget, kecuali untuk keperluan semacam lihat google map. Satu satunya yang kusuka ya buku, kadang nunggu kereta atau pesawat.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Bener banget! Bahkan, gadget dan isinya udah lumayan ngebosenin. Kalau udah bosen gitu, tentu aja larinya ke buku. Dan aku juga suka banget baca pas di perjalanan 😀

      Reply
  3. mraan

    Kadang sya pen bawa buku juga klo lagi travelling. Tpi takut bukunya kusuk dalam tas. Ada tips n triknya gk kak?

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *