@sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018

194
@sintiawithbooks' Best Nine on Instagram in 2018

@sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018 – Sebulan belakangan ini, di Insta Story banyak banget berseliweran foto-foto Best Nine 2018 di Instagram.

Sama seperti tahun-tahun yang lalu, dalam satu gambar, akan ditampilkan 9 foto terbaik yang diambil pada tahun itu. Foto tersebut pun dipilih berdasarkan jumlah likes terbanyak.


Nah, sebelum tahun berganti, rasanya enggak ada salahnya untuk ikut memeriahkan. Ini dia 2018 Best Nine dari Bookstagram saya, @sintiawithbooks, beserta sedikit penjelasan atau cerita di baliknya.

1. Buku Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini

View this post on Instagram

[BOOK REVIEW] NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI @nkcthi karya @marchellafp . . . Dada saya seketika disesakki berbagai macam perasaan yang enggak saya kenal wujudnya. Senang, sedih, terharu, luluh, bahagia, penghargaan, penerimaan diri… entah bagaimana semuanya bisa terelaborasi ketika membaca halaman demi halaman, hingga akhirnya menutup buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Tulisan demi tulisan di dalamnya selalu saja berpusat pada hal-hal personal yang kerap dialami manusia. Tentang memori, jatuh, bangun, tumbuh, gagal, menunggu, bertahan, ekspektasi, harapan, cara pandang, serta ketakutan manusia yang terkadang hanya bisa dirasa, tanpa mampu dijabarkan. Marchella FP, bagi saya, sangat berhasil dalam mendeskripsikan sebuah rasa dan mentransformasikannya menjadi sebuah pengingat di masa depan. Ia membuat para pembacanya menyadari, masa lalu adalah pembelajaran, masa kini adalah bekal, dan masa depan tetap saja sebuah perjuangan. REWIEW SELENGKAPNYA DI www.sintiaastarina.com. LINK IN BIO. ❤❤❤

A post shared by sɪɴᴛɪᴀ ᴀsᴛᴀʀɪɴᴀ | Indonesia 🇲🇨 (@sintiawithbooks) on

Bisa dibilang, ini adalah salah satu buku favorit saya di 2018. Perasaan saya begitu campur aduk begitu membaca Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini karya Marchella FP.

Saya merasa beruntung bisa dipertemukan dengan buku ini. Selain karena isinya mampu menggugah dan membuat tertegun, berkat buku ini saya juga bisa belajar banyak soal copywriting.

Sudah baca bukunya belum? Jika berminat untuk membelinya, silakan baca ulasan lengkap soal Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di halaman ini, ya.


2. The Subtle Art of Not Giving a F*ck

Buku bersampul oranye karya Mark Manson ini nyatanya menarik banyak minat pegiat literasi. Saking booming-nya, salah satu penerbit Indonesia, yakni Grasindo, sampai menerjemahkannya.


Saya sendiri baru sempat membaca beberapa halaman dan nyatanya cukup inspiratif. Lewat The Subtle Art of Not Giving a F*ck, Mark Manson mencoba membuka pikiran para pembaca bahwa ada hal-hal lain yang lebih penting untuk dipikirkan.

Dalam memperjuangkan sesuatu demi meraih tujuan, ada baiknya juga kita bilang “Bodo amat” untuk hal-hal yang bukan menjadi fokus kita. Tertarik untuk membacanya?


3. Lebih banyak buku yang belum dibaca di rak

Di Bookstagram, mungkin saya kelihatannya aktif banget, ya. Suka kasih rekomendasi buku-buku yang dibaca. Tapi di balik itu, coba tengok rak buku saya, deh. Ada banyak banget buku yang belum sempat saya baca. Bahkan, masih diplastikin. 😀

Itulah kenapa saya menyebut diri saya sebagai book hoarder alias si penimbun buku. Rajin banget deh, beli buku, tapi sulit banget punya waktu banyak untuk melahap buku-buku tersebut.

Kalau kamu, lebih banyak buku yang udah dibaca atau yang belum dibaca?


4. Senang membaca buku puisi

Sebenarnya, ini adalah foto lama yang saya posting ulang. Foto ini menujukkan tulang-tulang buku dengan warna yang sama, yakni putih. Lalu, ada satu buku dengan tulang berwarna hitam yang nyempil. Itu buku puisi Milk and Honey karya Rupi Kaur.

Semenjak saya disibukkan dengan pekerjaan ini-itu, buku-buku puisi selalu menjadi pelarian saya. Mungkin, karena buku ini lebih tipis singkat, dan bisa dibaca dengan lebih cepat.

Saya juga senang menyelami puisi, bukan cuma karena menggunakan kata yang mendayu-dayu, tapi memiliki makna yang begitu dalam.


5. Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini lagi, ya…

View this post on Instagram

🚫🚫🚫CLOSED 🚫🚫🚫 . . . 🌌🌌 G I V E A W A Y • T I M E 🌌🌌 Haloooo! Udah lama banget nggak ngadain giveaway, kangen nggak? Hehehe. 😆😆 . Oh ya, aku dan @oito.bookshop lagi ngadain giveaway, nih. Hadiahnya adalah… JENG JENGGG… 1 buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (@nkcthi) karya Marchella FP. 🎉🎉 . Simak Syarat dan Ketentuan di bawah buat menangin NKCTHI, yuk! 1. Follow account @oito.bookshop dan @sintiawithbooks 2. Repost posting-an ini di IG kamu Jangan lupa kasih alasan kenapa kamu ingin memiliki buku NKCTHI ini. 3. Jangan lupa mention 3 teman kamu, lalu gunakan hashtag #oitobookshopgiveaway dan #sintiawithbooksgiveaway 4. Posting info giveaway ini di Insta Story kamu. 5. Giveaway berlangsung pada 30 November – 2 Desember 2018 6. Pengumuman pemenang 3 Desember 2018 7. Account kamu jangan digembok, ya! Nah, ada yang mau ditanyain gak? Langsung tulis di kolom komentar, ya. GOOD LUCK, FELLOW BOOKWORMS!!! 📚📚📚

A post shared by sɪɴᴛɪᴀ ᴀsᴛᴀʀɪɴᴀ | Indonesia 🇲🇨 (@sintiawithbooks) on

Salah satu cara meningkatkan engagement di Bookstagram adalah dengan mengadakan giveaway. Puji Tuhan, belum lama ini saya bekerja sama dengan salah satu online bookshop di Instagram untuk mengadakan giveaway buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.

Untuk mekanisme giveaway sendiri beragam. Misalnya, ada yang hanya perlu menuliskan jawaban pada kolom komentar, lalu mention 3 orang temannya, ada juga yang me-repost pengumuman giveaway di Insta Story, dan sebagainya.

Bukan cuma itu, yuk cari tahu bagaimana agar engagement akun kamu meningkat dari hari ke hari. 😀


6. Swipe left… dan jawab kuisnya!

Belakangan, saya mulai putar otak. Konten apa lagi ya, yang bisa saya suguhkan kepada teman-teman followers? Akhirnya, saya mencoba membuat semacam kuis kecil-kecilan di mana mereka bisa mencari kata tersembunyi dalam kotak berisi huruf-huruf.

Temanya kala itu adalah kata pertama yang dilihat adalah hadiah Natal yang akan diterima. Ternyata seru juga. Bisa berinteraksi satu sama lain pula.


7. Saatnya unhaul buku!

Dalam dunia Bookstagram, book unhaul adalah salah satu term yang cukup populer. Artinya adalah menjual buku-buku yang kita miliki dalam jumlah banyak. Ini adalah kebalikan dari book haul, yakni borong buku.

Buku-buku yang masuk kriteria book unhaul sebenarnya beragam. Mulai dari buku-buku baru yang masih diplastik atau sudah dibuka, buku yang sudah dibaca tapi enggak kita suka, atau bisa juga buku yang sengaja dijual demi menambah space di rak buku.

Seperti yang sudah dikatakan tadi, di rak buku saya terdapat lebih banyak buku yang belum dibaca. Makanya, saya pun menjual beberapa koleksi kepada teman-teman followers. Ada banyak juga yang saya gratiskan dengan catatan si pembeli membayar ongkir saja.


8. Ketika rak buku pelangi masih rapi

Menyusun buku sesuai warna ternyata enggak mudah. Saya mesti membongkar rak buku dulu, memilah rak buku berdasarkan warna book spines, barulah meletakannya di masing-masing bagian hingga membentuk warna pelangi.

Pada baris pertama, biasanya saya meletakkan buku-buku berwarna gelap seperti cokelat dan hitam. Baris kedua diisi dengan buku-buku berwarna putih.

Baris ketiga diisi dengan buku-buku berwarna kuning, oranye, merah hingga pink. Selanjutnya, saya meletakkan buku-buku berwarna biru dan hijau. Tadaaa… jadilah rainbow bookshelf!


9. Rak buku estetik

Rak buku yang satu ini malah kebalikan dari rainbow bookshelf. Model ini menunjukkan book edge yang ternyata artistik banget. Buku-bukunya pun bisa diatur horizontal dan vertikal, sesuai dengan keinginan kamu.

Meski rak buku model ini sedap dipandang, terkadang sulit untuk mencari buku-buku yang ingin dibaca. Karena itulah, tampilan rak buku ini enggak bertahan lama. Saya langsung kembali menyusunnya ke warna-warna pelangi.

Well, setahun belakangan ini ternyata memberikan banyak pengalaman berarti untuk pertumbuhan Bookstagram @sintiawithbooks sendiri. Kalau dilihat-lihat, feed dari zaman awal hingga sekarang nampak banget bedanya. Engagement pun juga semakin meningkat.

Plus, beruntungnya saya bisa ketemu Bookstagrammer lain in a real life dalam acara Bookish Indonesia di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Pas awal ketemu canggung banget. Biasanya cuma chat lewat kolom komentar atau DM, eh waktu itu bisa ngobrol langsung.


Penutup: @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018

@sintiawithbooks' Best Nine on Instagram in 2018
This is mine. What’s yours?

That’s @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018. Yes, this year has been a roller coaster for me and I thank God for every single thing. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi dari tahun ini, ya.

Lalu, semoga konten yang saya buat untuk Bookstagram saya bisa lebih inspiratif, bermanfaat, dan mengundang teman-teman semua untuk lebih aktif membaca, ya.

Have a very bookish day and enjoy your holiday, everyone!


Saya membuat tulisan lain soal buku dan Bookstagram. Dibaca juga, dong. 😀

Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku di Big Bad Wolf Jakarta (Bonus: 5 Tips Biar Enggak Kalap)
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk, Si Pengingat Mimpi
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan


1 KOMENTAR

  1. Halo Sintia, salam kenal yaa! Random banget bisa sampe ke postingan ini, baru tau kalo kamu ada akun bookstagram. Langsung follow btw 😀 bakal ngikutin terus buat dapet rekomendasi bacaan bagus hihi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.