Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya

4237
Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya

Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya – Ketika saya sudah jatuh cinta dengan pelayanan sebuah toko buku, baik online maupun offline, rasanya saya selalu punya alasan untuk kembali ke sana. Kenapa? Karena saya enggak perlu menerka-nerka lagi soal harga, pelayanan, kecepatan pengiriman, dan sebagainya.

Namun, beberapa waktu lalu saya sempat kesulitan mencari beberapa judul buku di toko buku langganan biasa. Judul pertama yang saya cari enggak ada di dalam katalog mereka, begitu juga dengan kedua dan ketiga. Lalu, saya cari di toko buku lain, tapi stoknya malah enggak tersedia.


Sampai akhirnya saya tahu soal Grobmart dari teman-teman Bookstagrammer. Ternyata, enggak sedikit yang merekomendasikan toko buku online ini. Jadilah saya meluncur ke website mereka. Nah, inilah dia pengalaman beli buku di Grobmart yang ingin saya bagikan ke teman-teman.

Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya

7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online

Saat berkunjung ke Grobmart, ternyata tampilan muka website mereka cukup simpel. Ada bagian Kategori di bagian kiri. Kemudian kalau kamu scroll ke bawah, kamu bisa menemukan buku-buku yang baru terbit, yang direkomendasikan, yang akan terbit, buku dengan penjualan terbaik, hingga buku-buku pre-order.

Sejujurnya saya enggak terlalu tertarik memilih-milih buku baru yang ditampilkan di halaman depan karena saat itu saya sudah tahu mau membeli buku apa. Jadilah saya langsung mengetikkan judul buku atau nama penulis di kolom pencarian dan horeee… buku-buku yang saya incar semuanya ada di sini! Pengalaman beli buku di Grobmart untuk kali pertama ternyata berjalan mulus. Akhirnya saya pun bikin akun baru untuk pencatatan segala proses transaksi supaya lebih mudah.

Jangan khawatir, di  Grobmart, buku-buku yang dijual juga ada diskon, kok. Selain itu, mereka juga akan memberi tahu soal ketersediaan produk. Entah bukunya memang ready, ada di gudang penerbit, ada stok habis. Kebetulan buku-buku yang saya beli ada yang stoknya berada di gudang penerbit. Saya pun diberi notifikasi apabila Grobmart membutuhkan waktu sekitar 5-7 (akhir pekan dan tanggal merah enggak dihitung, ya) hari untuk mengecek ketersediaan produk. Kemudian kalau memang stoknya lagi enggak ada di gudang penerbit, nanti Grobmart bakalan kasih tahu via email.

Nah, setelah memasukkan 3 buku ke dalam keranjang belanjaan, langsung check out, deh.  Pada halaman ini, sebagai pembeli harus lebih teliti lagi, ya, untuk memastikan data-data yang diberikan memang benar. Contohnya, seperti detail tagihan, alamat pengiriman, metode pembayaran, juga metode pengiriman.


Untuk metode pengiriman, ada yang unik di sini. Apabila biasanya ongkir dihitung berdasarkan jarak, jumlah, juga berat buku dalam satuan kg, kalau di Grobmart dihitungnya berdasarkan jumlah bukunya, nih, yang mana satu buku dikenai ongkir seharga Rp3.000. Waktu itu saya membeli 3 buah buku dan saya harus membayar Rp9.000 untuk ongkirnya.

Nah, untuk standard shipping, biasanya memakan waktu 3-5 hari. Namun karena waktu itu buku-buku saya enggak ready stock, waktu sampai ke rumah lebih lama dari itu. Saya pun juga memilih metode Pengiriman Sebagian, biar enggak nunggu-nunggu buku yang lain sampai ready semua. Hehehe.

Nah, apabila kamu ingin membeli buku dalam jumlah yang banyak, tentu saja ongkirnya bakalan lebih mahal. Jadi, bisa dibilang bahwa Grobmart ini cocok untuk kamu yang pengin membeli buku dalam jumlah sedikit.

Beli buku apa aja sih, di Grobmart?

  • Aroma Karsa – Dee Lestari. Beli buku ini soalnya emang suka sama karya-karyanya Dee, meski enggak ngikutin semua novelnya. Buku ini cukup hype dan rasanya ada yang kurang kalau saya enggak ikutan baca buku yang satu ini. Pas sampai di rumah, ternyata Aroma Karsa ini tebal sekali! Ah, saya paling lambat kalau harus membaca buku-buku yang tebal.
  • Rainbirds – Clarissa Goenawan. Buku ini ikut masuk ke dalam shopping cart karena mulanya penasaran banget sama penulisnya. Clarissa Goenawan sendiri merupakan warga Singapura keturunan Indonesia. Rainbirds pernah memenangkan Bath Novel Award 2015 dan penulisnya bakalan dateng ke Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) 2018. Dari dulu kepengin banget dateng ke UWRF tapi belum kesampaian. Semoga tahun ini bisa terwujud dan bertemu langsung dengan penulisnya!
  • Resign! – Almira Bastari. Oke, dari judulnya sudah intriguing, ya. Hehehe. Mungkin buku ini cocok banget kamu (dan juga saya pastinya) yang sering galau sama kerjaan. Nah, dari ketiga buku ini, sepertinya Resign!-lah yang bakalan saya baca lebih dulu.

Kelebihan dan kekurangan Grobmart

Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya

Kelebihan

  • Koleksi buku lumayan lengkap dan ada diskon pula. Berdasarkan keterangan di website-nya, pembeli bisa mendapatkan buku gratis hanya dengan menulis review buku di Grobmart.
  • Kamu bisa meretur buku kamu apabila buku yang didapatkan tidak sesuai pesanan, cacat produksi, kelengkapan enggak sesuai, atau ada kerusakan pada saat pengiriman.
  • Pengiriman termasuk yang cepat sampai menurut saya. Buku-buku dikirimkan via Ninja Xpress dan pencatatannya lengkap. Mulai dari kapan barang sampai, siapa yang menerima paket, bahkan sampai ada TTD penerimanya juga.

Kekurangan

  • Kalau membeli buku dalam jumlah banyak, harus memerhatikan dulu jumlah ongkir yang wajib dibayarkan.

Cara beli buku di Grobmart

Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya

Kalau kamu juga ingin mencoba membeli buku di Grobmart, caranya mudah sekali. Langsung saja kunjungi Grobmart.com, sign up, pilih buku yang ingin kamu beli, check out dan pastikan semua datanya benar, transfer uangnya atau bisa juga COD, tunggu paket bukumu sampai, deh!

Nah, itulah dia pengalaman beli buku di Grobmart yang ternyata enggak mengecewakan. Next time bakalan beli buku di Grobmart lagi enggak? Yup, why not?


Sayang banget kalau kamu enggak baca artikel-artikel lainnya di bawah ini.

Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan

1. 5 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku di Big Bad Wolf Jakarta (Bonus: 5 Tips Biar Enggak Kalap)
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk, Si Pengingat Mimpi
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa


4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.