5 Rekomendasi Film Favorit Berlatar Toko Buku, Sudah Nonton?

102

5 Film Favorit Berlatar Toko Buku, Sudah Nonton? – Selain senang menulis dan membaca buku, menonton film selalu jadi kegiatan yang saya selipkan, seengaknya satu hari dalam seminggu.

Bagi saya, menonton enggak semelelahkan baca buku. Makanya, belakangan ini saya lebih memilih untuk menonton film atau menghabiskan serial TV kesukaan.


Kalau ditanya genre favorit sebenarnya enggak jauh beda dari buku. Selain suka drama, saya juga suka penikmat komedi, petualangan, film keluarga, dan kadang thriller (kalau berani aja). 😆

Dari semua film yang sudah ditonton, baru ngeh kalau saya punya 5 film favorit berlatar toko buku. Boleh dibilang, ceritanya sih, enggak jauh-jauh dari kisah romantis. Hehehe. 😀

Yang lagi suntuk, yang lagi reading-slump, yang lagi bingung mau ngapain, coba intip rekomendasinya berikut ini.

5 Film Favorit Berlatar Toko Buku, Sudah Nonton?

1When Harry Met Sally (1989)

Ini dia film favorit berlatar toko buku yang wajib kamu tonton, When Harry Met Sally. Ini merupakan salah satu film romantis terbaik sepanjang masa.

Ini bercerita tentang Sally Albright butuh tumpangan mobil Harry Burns agar dirinya bisa pergi ke New York. Selama perjalanan, banyak sekali hal yang mereka bicarakan.


Baca juga: Menyusuri Tumpukan Buku-buku Lawas di Galeri Buku Bengkel Deklamasi

Beberapa tahun berselang, keduanya kembali bertemu, tapi kini dengan pasangan masing-masing. Ketika keduanya putus cinta, Harry dan Sally harus menghadapi perasaan masing-masing terhadap satu sama lain.


2Notting Hill (1999)

Ah, saya suka sekali dengan film yang dibintangi Hugh Grant dan Julia Roberts ini. Untuk yang belum nonton, film romantis ini bercerita tentang William Thacker, seorang pemilik toko buku The Travel Book Co. di Notting Hill, yang bertemu dengan aktris Hollywood bernama Anna Scott.

Baca juga: 7 Inspirasi Tempat Baca Favorit Para Bookstagrammer

Ternyata, pertemuan itu berujung pada pertemuan-pertemuan lainnya yang membuat keduanya saling jatuh cinta.

Manis banget nggak sih, toko buku jadi pertemuan pertama yang mengarah ke hubungan percintaan? 😍❤


3Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002)

Calling all Potterheads! Ini dia favorit berlatar toko buku yang jangan sampai kamu lewatkan! Harry Potter and the Chamber of Secrets ini disutradarai oleh Chris Colombus dan diadaptasi dari novel J.K. Rowling yang terbit pada 1998.

Baca juga: Membawa Buku di Penjuru Dunia ke Transit Bookstore Pasar Santa

Film ini bercerita soal tahun kedua Harry Potter di Hogwarts School of Witchcraft and Wizardry, juga tentang keberadaan Kamar Rahasia yang penuh misteri.

Dari semua film Harry Potter, menurut saya ini salah satu yang juara!


4Eternal Sunshine of the Spotless Mind (2004)

Film favorit berlatar toko buku ini menggabungkan beberapa genre, mulai dari drama, komedi, hingga science fiction. Eternal Sunshine of the Spotless Mind disutradarai oleh Michel Gondry dan naskahnya ditulis Charlie Kaufman.

Baca juga: Toko Buku Independen POST, Surga Kecil Para Pencinta Buku

Film dengan rating 8.3 ini menyuguhkan cerita soal sepasang kekasih, Joel Barish dan Clementine Kruczynski, yang berusaha menghapus memori tentang satu sama lain.

Namun, penghapusan memori tersebut enggak berjalan dengan lancar karena perasaan cinta masih tumbuh di hati mereka. Lantas, bagaimana nasib mereka, ya?


5You (2018)

Berbeda dari 4 sebelumnya, You merupakan serial TV yang ditayangkan oleh Netflix. You menjadi salah satu film favorit berlatar toko buku yang saya tunggu-tunggu banget kelanjutannya.

Ini berkisah soal Joe Goldberg, seorang pengelola toko buku yang jatuh cinta dengan penulis muda bernama Guinevere Beck.

Baca juga: Toko Buku Foto Gueari Galeri: Jual Foto, Emosi, dan Cerita

Saking terobsesinya, sampai-sampai Joe melakukan segala cara untuk bisa dekat dengan Beck, bahkan “memproteksi” perempuan itu dengan caranya sendiri.

Sama seperti Notting Hill, pasangan ini juga ketemu di toko buku. Romantis banget, kaann? 😍❤

Sebenarnya, film favorit berlatar toko buku masih banyak banget! Sayangnya belum sempat saya tonton, nih. Nah, kalau kamu punya rekomendasi lainnya, semoga kamu enggak keberatan buat share judulnya, ya!

Selamat menonton dan semoga film-film di atas cocok buatmu. 😀


Sebelum nonton film, sempatkan membaca tulisan-tulisan berikut ini, ya!

9 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk Karya Rinda Maria Gempita
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus
50. 7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling
51. Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling?
52. 5 Tips Memilih Buku untuk Dibawa Saat Traveling
53. Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?
54. Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!
55. [BOOK REVIEW] The Book of Imaginary Beliefs Karya Lala Bohang
56. Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?
57. [Book Review] Deep Wounds Karya Dika Agustin
58. 5 Buku Ilustrasi Favorit untuk Kamu yang Butuh Bacaan Ringan
59. Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional
60. Panduan Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
61. Things to Know About Big Bad Wolf Books Sale 2019 and My Book Haul!
62. 10 Male Bookstagrammers Who Will Inspire You to Read More
63. [BOOK REVIEW] Dear Tomorrow: Notes to My Future Self Karya Maudy Ayunda
64. [BOOK REVIEW] The Naked Traveler 8: The Farewell Karya Trinity
65. [BOOK REVIEW] Bicara Tubuh Karya Ucita Pohan dan Jozz Felix
66. Pengalaman Belanja Buku di Gramedia World BSD, Tangerang
67. Singgah Sejenak di Perpustakaan Erasmus Huis Jakarta Selatan
68. The Reading Room, Kemang: Sensasi Makan di Perpustakaan
69. Toko Buku Independen POST, Surga Kecil Para Pencinta Buku
70. Membawa Buku di Penjuru Dunia ke Transit Bookstore Pasar Santa
71. Indie Bookshop Tour: Tur Toko Buku Independen Perdana di Jakarta
72. 7 Inspirasi Tempat Baca Favorit Para Bookstagrammer
73. Toko Buku Foto Gueari Galeri: Jual Foto, Emosi, dan Cerita
74. [BOOK REVIEW] Kamu Terlalu Banyak Bercanda Karya Marchella FP
75. [BOOK REVIEW] The Loneliest Star in the Sky Karya Waliyadi
76. Ketagihan Baca E-book Gara-gara Gramedia Digital
77. [BOOK REVIEW] Jingga Jenaka Karya Annisa Rizkiana Rahmasari
78. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini Karya Mas Aik
79. [BOOK REVIEW] Avontur, Dear 19 Karya Thinkermoon
80. [BOOK REVIEW] Flowers over the Bench Karya Gyanindra Ali
81. Menyusuri Tumpukan Buku-buku Lawas di Galeri Buku Bengkel Deklamasi
82. 5 Cara Menabung untuk Membeli Buku
83. 5 Cara Menemukan Inspirasi untuk Bookstagram
84. Berburu Buku Murah di Vintage Vibes, Alam Sutera
85. [BOOK REVIEW] Addio Karya Alya Damianti


4 KOMENTAR

  1. Sama, aku juga suka nonton film, tapi belakangan lagi keranjingan serial-serial Netflix sih, haha. Nanti aku bikin tulisan buat review recommended series di Netflix deh. Biasanya genre yang kutonton adalah fantasi, sci-fi, action, horror, atau komedi. Nggak terlalu suka drama.

    Dari daftar film di atas, baru nonton Harry Potter haha. Kayaknya beberapa film Harry Potter ada adegan di perpustakaan. Kamu tau film2 1990-an itu dari mana? Aku aja nggak tau hehe

    • Hi, Kak! Sama banget, belakangan gara-gara baru rescubsribe Netflix jadi keranjingan nonton di platform itu lagi hehe. Boleh banget, ditunggu tulisannya, ya!

      Aku tau film-film 1990-an ini karena memang booming banget. Lalu karena penasaran, akhirnya nonton deh. Ternyata ceritanya bagus-bagus! 😀

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.