5 Rekomendasi Kuliner Cirebon, Kenyang Puoool!

May 7, 2022

5 Rekomendasi Kuliner Cirebon, Kenyang Puoool! – KA Argo Cheribon membawa saya menuju destinasi yang sudah diidam-idamkan sejak lama. Apa lagi kalau bukan Cirebon? Dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Cirebon, kurang lebih hanya memakan waktu sekitar 2,5 jam.

Kala itu, gerbong yang saya naikki cukup sepi. Mungkin penumpangnya hanya 4 orang. Namun pas sampai di Cirebon, wah di mana-mana lumayan ramai!

Omong-omong, ngapain aja di Cirebon? Selain ingin mengunjungi  Keraton Kasepuhan Cirebon, Batik Trusmi, Rumah Rengganis, dan Taman Doa Regina Rosari, tentu aja wisata kuliner sudah jadi agenda wajib kalau ke sini.

Makanya, nggak heran kalau Cirebon sering banget dijadiin destinasi short escape, terutama yang mau kulineran. Wah, mirip kayak Bandung, ya!

5 Rekomendasi Kuliner Cirebon, Kenyang Puoool!

1. Empal Gentong H. Apud

kuliner cirebon - empal gentong h. apud

Rekomendasi kuliner Cirebon yang satu ini pasti udah nggak asing lagi, kan? Awalnya, di bayangan saya, empal gentong serupa dengan empal gepuk. Dagingnya empuk dan nggak diberi kuah. Namun pas lihat semangkuk Empal Gentong H. Apud disajikan di meja, ternyata mirip seperti soto atau gulai daging, ya?

Empal gentong terdiri dari potongan daging sapi yang dipotong kecil-kecil. Dagingnya empuk dan banyak. Kuahnya gurih, tapi menurut saya agak kurang asin sedikit.

Empal gentong enak disajikan dengan nasi putih hangat bertabur bawang goreng. Supaya makin sedap, jangan lupa tambahkan kecap manis atau emping sebagai pendamping.

Oh ya, selain empal gentong, di sini juga dijual empal asem. Bedanya, empal asem disajikan dengan kuah bening.

  • Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No. 24, Battembat, Kec. Tengah Tani, Cirebon
  • Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00-21.00 WIB
  • Telepon: (0231) 211055

2. Nasi Jamblang Ibu Nur

kuliner cirebon - nasi jamblang ibu nur

First impression: wow, antrenya sampai keluar! Gileee … ternyata Nasi Jamblang Ibu Nur ini seramai itu. Apa karena saya datang pas jam makan siang, ya? Antreannya tuh sama sekali  nggak ada physical distancing, orang-orang beneran berebut tempat duduk, rombongan yang dateng pun nggak habis-habis. Jadi makin penasaran, seenak apa, sih nasi ini?

Meski Nasi Jamblang Ibu Nur sangat ramai, antreannya lumayan cepet, sih. Di sini juga sistemnya self service. Tinggal ambil nasi yang dikasih, ambil sendiri berbagai lauk yang tersedia, bayar, cari meja kosong.

Pilihan lauknya tuh macem-macem banget, ada tempe, tahu, udang, cumi terong, ikan, ayam, ati-ampela, perkedel, timun,pepes telur asin, wah … nggak ngitungin sih seberapa banyak. Sampai puluhan pokoknya.

Rasanya gimana? Enak dan mengenyangkan! Meski ambil lauknya sedikit-sedikit, kalau dilihat-lihat isi piring tau-tau penuh juga. Hahaha. Jadi kewalahan mau makan yang mana dulu, alhasil jadi kenyang puoool!

Harganya gimana? Untuk satu lauk yang standar mulai dari Rp1.500-an. Kalau pilih sate-satean seperti sate udang atau bahkan cumi harganya kurang lebih Rp15.000 ke atas. Sudah termasuk pajak.

Isi piring saya waktu itu adalah nasi + sambal + pepes telur asin + sate usus + oreg + perkedel kentang, kurang lebih harganya Rp25.000.

Eh ya, sambal di sini juga bayar, ya. Sambalnya udah langsung diletakkin di pinggir nasi pas pertama kali kita ambil piring. Kalau nggak pengin sambal, bisa langsung bilang pramusajinya.

  • Lokasi: Jl. Cangkring 2 No. 34, Kejaksan, Cirebon
  • Jam buka: 07.00-20.30 WIB
  • Telepon: 085101785888

3. Nasi Jamblang Mang Dul

kuliner cirebon - nasi jamblang mang dul

Kuliner Cirebon yang satu ini juga sama terkenalnya dengan Nasi Jamblang Ibu Nur. Yang membedakan, Nasi Jamblang Mang Dul ini nggak terlalu luas, bukanya lebih pagi dan tutup lebih malam, lalu pilihan makanannya entah kenapa nggak terlalu banyak.

Kalau nggak salah, saya ke sini waktu siang/sore hari. Lauknya banyak banget yang udah habis dan lagi dimasak lagi. Alhasil, cuma bisa pilih beberapa lauk seadanya saja.

Kalau diperhatikan, cumi item selalu jadi lauk favorit nasi jamblang, deh. Banyak banget pengunjung yang ambil lauk ini. Karena penasaran, akhirnya cobain di sini. Jujur kaget banget pas bayar, harga 1 cumi tuh Rp11.000 dan itu ukurannya kecil bangettt. 😭💔

Isi piring saya kala itu ada nasi + sambal + cumi item + sate usus + tempe goreng harganya Rp26.000. Huhu … rasanya agak kurang puas, nih, sama harga, rasa, dan pilihan lauknya. Kalau kapan-kapan ke sini lagi, semoga lauknya lebih beragam.

  • Lokasi: Jl. DR. Cipto Mangunkusumo No.8, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45131
  • Jam buka: 5.00-23.00 WIB
  • Telepon: (0231) 206564

4. Nasi Lengko Haji Barno

kuliner cirebon - nasi lengkao haji barno

Pas pertama kali sampai di sini, wow ternyata luas banget tempatnya! Padahal yang jual cuma gerobakan gitu, lho.

Saya langsung pesan Nasi Lengko yang berisi potongan tahu goreng (sepertinya pakai tahu gejrot), tempe goreng, tauge, timun, dan kucai, yang disiram bumbu kacang dan kecap yang teksturnya agak cair. Nggak lupa, ada bawang goreng yang semakin menambah kelezatan kuliner Cirebon yang satu ini.

Sepertinya, makanan yang satu ini sarat akan protein dan karbohidrat, ya? Apalagi, bahan-bahan yang digunakan pun 100% non-hewani.

Saat suapan pertama masuk ke mulut, wah … cocok di lidah! Rasanya kayak lagi makan makanan rumahan banget. Satu porsi ini juga cukup pas.

Selain nasi lengko, di sini juga jual sate kambing, tapi sayangnya saya nggak sempat cobain. Kayaknya bakal jadi perpaduan yang apik banget yaa nasi lengko dan sate kambing ini.

  • Lokasi: Jl. Pagongan No. 15B, Pekalangan, Kec. Kejaksan, Cirebon
  • Jam buka: 06.00-22.00 WIB
  • Telepon: (0231) 210064

5. Bubur Moh. Toha

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Bubur M Toha Cirebon (@buburmtoha)

Rekomendasi kuliner Cirebon yang satu ini saya dapatkan melalui internet. Banyak yang bilang katanya enak. Namun karena nggak sempat mampir ke outletnya langsung, akhirnya pesan online aja, deh. Ternyata beneran enaakkk!

Se-happy itu deh kalau ketemu bubur yang enak. Bubur M. Toha tuh tipe bubur yang kekentalannya pas dan yang paling saya suka, rasanya gurih sekali!

Isiannya ada suwiran ayam, kacang, seledri, bawang goreng, dan nggak lupa ada kerupuk kriuk-kriuk yang menemani. Supaya makin mantap, saya juga tambah telur setengah matang.

Nah, karena saya tim bubur diaduk, tentu bubur dan isiannya saya (termasuk kerupuk) aduk rata agar rasanya membaur jadi satu, supaya makin lezat!

Omong-omong, Bubur M. Toha ini juga menjual jenis bubur lainnya, lho, termasuk Bubur Ketan Hitam. Saya pesan ini juga. Kalau disantap saat hangat, wah … langsung masuk kuliner Cirebon favorit, sih!

  • Lokasi:  Jl. Moh. Toha No.20, Kebonbaru, Kec. Kejaksan, Cirebon
  • Jam buka: 01.00-22.00 WIB

Rasanya jadi kangen wisata kulineran di Cirebon lagi. Masih banyak banget resto atau rumah makan yang belum dicobain. Kapan-kapan short escape ke kota ini lagi, ah. Lain kali bakal lebih siap kosongin perut supaya bisa icip lebih banyak kuliner.

Sintia Astarina

Sintia Astarina

A flâneur with passion for books, writing, and traveling. I always have a natural curiosity for words and nature. Good weather, tasty food, and cuddling are some of my favorite things. How about yours?

More about Sintia > 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.