Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional

474
buku tentang perempuan
88 Love Life oleh Diana Rikasari.

Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional – Selamat Hari Perempuan Sedunia! Terima kasih sudah lahir ke Bumi dan memberi inspirasi. Terima kasih sudah berjuang untuk setara, terima kasih untuk pantang menyerah, terima kasih sudah menyayangi.

Pada tulisan kali ini, saya ingin memberikan 5 rekomendasi buku tentang perempuan untuk dibaca saat Hari Perempuan Internasional.


Sebab nyatanya, topik soal perempuan sealu menarik minat saya. Mungkin kamu juga. Bila dijabarkan lebih lanjut, topik soal perempuan memang enggak akan pernah habis.

Beruntung, banyak yang menggali cerita-cerita soal perempuan dalam tulisan dan hal tersebut semakin membuat saya lebih mengenal diri, bahkan mencintai diri sendiri.

Nah, semoga 5 buku tentang perempuan berikut ini bisa menjadi rekomendasi bacaan menyenangkan untukmu di Hari Perempuan Internasional ini. 🙂

Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional

1We Should All Be Feminists – Chimamanda Ngozie Adichie

Entah dari mana saya tahu soal buku tentang perempuan ini, yang jelas tiba-tiba saya order di salah satu toko buku online dan beberapa hari setelahnya, buku mungil ini sampai di rumah.

We Should All Be Feminists sendiri menceritakan bagaimana masyarakat mengonstruksikan soal maskulinitas yang mana berdampak pada pandangan orang-orang terhadap perempuan.


Buku tentang perempuan ini bikin saya mengangguk-anggukkan kepala beberapa kali. Tulisan wanita asal Nigeria ini banyak benarnya. Bisa dibilang, tulisan-tulisannya seperti wake-up call buat diri saya sendiri.


2Bad Feminist – Roxane Gay

View this post on Instagram

📚 MEMBELI BUKU BAJAKAN 📚 . Dulu zamannya masih kuliah, pernah liputan di salah satu pasar di Jakarta yang terkenal dengan buku-buku murah. Pas sampai di sana, bukunya beragam banget dan emang lebih murah dari harga asli di toko. Bisa ditawar pula kalau beli banyak! Kalau gak salah, waktu itu aku beli 2 atau 3 buku di pasar itu. Pas sampai rumah, baru ngeh kalau buku yang aku beli isinya fotokopian! Dari cover-nya keliatan oke-oke aja, pas buka halamannya, lhooo… kok kertasnya buram? Layout-nya miring-miring pula. Tulisannya juga ada yang hilang-hilang. Shoot, aku beli buku bajakan. . Aku langsung ngerasa senyesel itu udah beli buku di sana. Gak ngecek pula. Keselnya bukan karena ditipu sama abang yang jualan. Nyeselnya tuh lebih ke… duh, kok bisa-bisanya sih ada yang jual buku bajakan demi dapet untung? Kasian lho, penulis-penulis itu udah capek-capek bikin karya, eh malah nggak dapet royalti karena buku mereka dijual ilegal. . Aku langsung ngebayangin kalau suatu saat nanti novelku sendiri dijual ilegal di pasar itu gimana? (Eh, amit-amit, ya. Jangan sampai kejadian) Pastinya sediiiihhh banget… 😭💔 Dulu aja pernah nemuin novel pertamaku, Nyanyian Hujan, di-copas di sebuah blog (dengan nama tokoh yang berbeda), lalu bisa dibaca bebas di internet, rasanya tuh… 💔💔💔 . Nahhh… kalau kamu nemuin buku bajakan dijual bebas, kamu bakal ngapain? Bakal beli nggak? Harganya emang miring, tapiiii… . Sharing yuk!

A post shared by sɪɴᴛɪᴀ ᴀsᴛᴀʀɪɴᴀ | Indonesia 🇲🇨 (@sintiawithbooks) on

Buku tentang perempuan ini juga saya beli bareng We Shoud All Be Feminists. Saya sendiri belum sempat membaca karya Roxane Gay yang satu ini.

Namun, kalau tertarik membacanya, buku tentang perempuan ini akan mengupas soal feminisme di abad ke-21, yang mana hal tersebut bisa dipengaruhi oleh budaya dan lingkungan sekitar.

Budaya tersebut pun bukan hanya membentuk wanita di masa kini, melainkan di masa depan. Saya masih mencari waktu untuk membacanya.


3Milk and Honey – Rupi Kaur

View this post on Instagram

One of the simple yet amazing things that inspired me to becoming a writer is because my interest and my passion in books. You know, I love visiting any bookstores and one day there was a thing that pop out in my mind that… well, when I'll able to write my own works and sell them at bookstores so that the readers can read my books? . #GaraGaraBuku (#BecauseofBooks), my dream comes true, literally. I could write my own novels and meet many amazing authors out there. Unconsciously, they have been encouraging me to keep writing and reading. . Last but not least, #GaraGaraBuku gets me want to be closer to all the readers. Not only in Indonesia, but other countries as well. It's incredibly fun, though! . Sintia Astarina (@sintiawithbooks) – Writer, Bookstagrammer . . . #PenerbitKPG #KuisKPG2

A post shared by sɪɴᴛɪᴀ ᴀsᴛᴀʀɪɴᴀ | Indonesia 🇲🇨 (@sintiawithbooks) on

Ini dia buku tentang perempuan selanjutnya yang bisa kamu nikmati di Hari Perempuan Internasional. Dari semua karya Rupi Kaur, Milk and Honey adalah buku puisi favorit saya. Lewat tulisannya, Rupi Kaur banyak menceritakan soal kesulitan dan perjuangan yang dihadapi para perempuan.

Buku tentang perempuan ini mengajak para pembacanya untuk berani bersuara dan berontak, demi kehidupan yang lebih layak.

Saya berandai-andai suatu hari nanti bisa bertemu langsung dengan Rupi Kaur, menyaksikannya membaca puisi buatannya, hingga mengobrol langsung berdua dengannya. Ia adalah salah satu perempuan inspiratif di dunia yang ingin saya temui.


4Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini – Marchella FP

View this post on Instagram

[BOOK REVIEW] NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI @nkcthi karya @marchellafp . . . Dada saya seketika disesakki berbagai macam perasaan yang enggak saya kenal wujudnya. Senang, sedih, terharu, luluh, bahagia, penghargaan, penerimaan diri… entah bagaimana semuanya bisa terelaborasi ketika membaca halaman demi halaman, hingga akhirnya menutup buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Tulisan demi tulisan di dalamnya selalu saja berpusat pada hal-hal personal yang kerap dialami manusia. Tentang memori, jatuh, bangun, tumbuh, gagal, menunggu, bertahan, ekspektasi, harapan, cara pandang, serta ketakutan manusia yang terkadang hanya bisa dirasa, tanpa mampu dijabarkan. Marchella FP, bagi saya, sangat berhasil dalam mendeskripsikan sebuah rasa dan mentransformasikannya menjadi sebuah pengingat di masa depan. Ia membuat para pembacanya menyadari, masa lalu adalah pembelajaran, masa kini adalah bekal, dan masa depan tetap saja sebuah perjuangan. REWIEW SELENGKAPNYA DI www.sintiaastarina.com. LINK IN BIO. ❤❤❤

A post shared by sɪɴᴛɪᴀ ᴀsᴛᴀʀɪɴᴀ | Indonesia 🇲🇨 (@sintiawithbooks) on

Kalau sudah baca ulasan buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, kamu pasti tahu betapa saya mengagumi karya Marchella FP ini. Saya jatuh cinta dengan konsep buku, tulisan, hingga pesan yang dibawah.

Ini merupakan buku tentang perempuan yang memberi pesan untuk anak dan dirinya sendiri di masa depan. Pemilihan kata yang menohok dengan pesan yang sangat dalam, menjadi kekuatan utama di buku ini.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini akan difilmkan oleh Visinema Pictures. Saya enggak sabar menantikan film ini tayang di bioskop.


5Ibu Mendulang Anak Berlari – Cyntha Hariadi

Ada 62 puisi dalam buku Ibu Mendulang Anak Berlari karya Cyntha Hariadi ini. Bagi saya yang juga seorang perempuan, puisi-puisi di dalamnya begitu mengena. Ya, buku tentang perempuan ini memang layak dibaca di Hari Perempuan Internasional.

Ada banyak kisah seorang Ibu dalam mengurus dan membesarkan anaknya, menjalankan kodratnya di tengah keluarga, dan sebagainya.

Ada salah satu puisi yang saya ingat, judulnya Payudara. Puisi itu sangat mengena di hati saya. Kamu harus baca. 🙂

Nah, itulah dia 5 buku tentang perempuan yang saya pilih untuk dinikmati di Hari Perempuan Internasional ini. Kamu punya rekomendasi yang lain? Silakan tulis di kolom komentar, ya!


Cari informasi ter-update soal buku dan Bookstagram? ?

Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk, Si Pengingat Mimpi
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus

56. Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?
57. [Book Review] Deep Wounds Karya Dika Agustin
58. 5 Buku Ilustrasi Favorit untuk Kamu yang Butuh Bacaan Ringan


6 KOMENTAR

  1. Wah kebanyakan rekomendasi poetry book ya. Aku bukan penggemar buku puisi, sih, entah kenapa kok susah ngena hahaha tapi aku cukup tertarik dengan “Ibu Mendulang Anak Berlari”, kayaknya bakal mewek nih padahal baru baca review kamu aja ):

    Thank you yaa for sharing!

    • Hehehe iya, dari 5 buku di atas, ada 2 buku puisi, 1 buku self-improvement yang mirip seperti buku puisi, 2-nya lagi adalah esai.

      Wah, yang Ibu Mendulang Anak Berlari wajib baca banget! Puisinya bagus-bagus dan mengena di hati. Jadi ngebayangin duluan gimana nanti kalau jadi seorang Ibu :”)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.