Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Feb 10, 2019

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis! – Pertama kali tahu soal Lemari Bukubuku alias @lemaribukubuku udah dari 2017 lalu. Waktu itu, temen satu tim di event Indonesian Youth Conference mem-posting dua buah ilustrasi dirinya di Insta Story. Ia mendapatkannya lewat buku-buku yang didonasikan melalui Lemari Bukubuku.

Akhirnya, saya ngubek-ngubek beragam informasi soal Lemari Bukubuku. Ternyata, komunitas ini sudah ada sejak 2013, yang mana pilot project-nya diadakan di sebuah Car Free Day.

Konsepnya simpel, tapi personal banget. Kamu hanya perlu mendonasikan buku-buku yang dimiliki lewat Lemari Bukubuku dan kamu akan mendapatkan satu gambar gratis. Kalau ilustratornya baik, mungkin kamu bisa dapat dua! 😀

Baca juga: Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17

Lemari Bukubuku rutin mengadakan event donasi buku di berbagai tempat. Enggak cuma di Jakarta, tapi juga di Bogor, Semarang, Malang, Surabaya, Bali, dan akhirnya tiba di Tangerang Selatan!

Ternyata, donasi buku lewat Lemari Bukubuku semenyenangkan itu! Berikut pengalaman yang ingin saya bagikan kepada teman-teman pencinta buku. 🙂

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Lokasi Lemari Bukubuku cabang Tangsel. Ada yang ke sini juga?

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Alat gambarnya bermacam-macam, nih. Ada yang pakai cat air juga. Keren!

Lemari Bukubuku cabang Tangsel diadakan diadakan di Hubble Scoop Creamery BSD, Minggu (10/1/2019), pukul 2-5 sore. Saya sampai di tempat ini sekitar pukul 3 sore. Lokasi donasi buku berada di lantai 2.

Pas sampai di Hubble Scoop Creamery, ternyata ramai juga! Kalau enggak salah hitung, ilustratornya lebih dari 10 orang. Masing-masing dari mereka membawa “alat tempur” masing-masing. Ada yang pakai spidol, pensil warna, cat air, dan sebagainya.

Kalau diperhatikan, masing-masing artist punya style-nya sendiri dalam menggambar. Seru banget ngelihatinnya! 😀

Baca juga: 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus

“Mau donasi, ya?” tanya seorang lelaki berbaju putih-hitam garis-garis, yang mana ternyata dia adalah salah satu ilustratornya. Bajunya mengingatkan saya pada tokoh ciptaan Lala Bohang.

“Iya,” jawab saya pendek. Ia lalu tampak kebingungan mencari tempat duduk.

“Duduk lesehan nggak apa-apa, ya? tanyanya lagi ketika melihat semua bangku dan meja telah terisi.

“Iya, enggak apa-apa,” jawab saya santai.

“Bukunya mana?” tagih lelaki itu sebelum ia menggambar potret saya. Saya pun langsung mengeluarkan beberapa buku dari dalam tas ransel.

Baca juga: 7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling

Sebelum berangkat, saya sengaja memilih beberapa buku untuk didonasikan lewat Lemari Bukubuku. Apalagi, nantinya buku-buku yang terkumpul akan diberikan ke SMP Islam Citra Bunda. Saya hanya ingin memastikan bahwa buku-buku yang saya berikan memang cocok dinikmati para remaja.

Oh ya, sebenarnya apa saja sih, yang bisa didonasikan lewat Lemari Bukubuku? Bisa novel anak, buku cerita bergambar, ensiklopedia, komik (jangan yang vulgar ya), buku gambar atau buku mewarnai, poster pahlawan atau pengetahuan, globe, peta, kamus, hingga alat tulis.

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Yuk, donasikan buku-buku yang kamu miliki lewat Lemari Bukubuku dan dapatkan satu gambar gratis!

Sementara itu, lelaki di hadapan saya mulai menggambar. Ia menggunakan novel Twilight karangan Stephenie Meyer sebagai alas menggambarnya.

Beberapa kali ia melihat ke arah saya, kemudian kembali mengalihkan pandangannya ke kertas putih di pangkuan, sembari menggoreskan pensil dan membentuk potret saya.

Baca juga: 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP

Sembari ia menggambar, kami mengobrol. Ternyata, lelaki di hadapan saya ini sudah suka menggambar sejak SD. Menggambar komik adalah kesenangannya.

“Gue suka gambar Doraemon, tapi Doraemon versi gue sendiri,” ujarnya. Ia mengaku sedang menggambar komiknya sendiri, yang rencananya ingin diterbitkan dalam bentuk buku. Keren, pikir saya.

Belakangan ini, semakin banyak seniman lokal yang mengabadikan karya mereka dalam bentuk buku. Beberapa yang saya tahu dan sudah saya baca ialah karya-karya Lala Bohang, Naela Ali, Kathrin Honesta, Citra Marina, hingga Marchella FP.

Anyway, ternyata event ini perdana diadakan di Tangerang Selatan. Ilustrator yang hadir hampir semuanya berdomisili di Jakarta. Hanya ada satu-dua yang tinggal di Tangerang.

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Teman-teman ilustrator dari Lemari Bukubuku yang sedang menggambar.

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Jadi, ada ilustrator Lemari Bukubuku yang menggambar langsung, ada pula yang melihat gambarnya dari ponsel.

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Seneng banget ngelihat meja gambar yang berantakkan kayak gini.

Nah, ilustrator yang hadir di setiap event Lemari Bukubuku ini sebenarnya enggak tergabung di satu komunitas. Mereka hadir secara sukarela untuk menggambar wajah si donatur buku. Salut banget!

Sembari menunggu gambar wajah saya jadi, saya melihat teman-teman ilustrator Lemari Bukubuku lainnya yang sedang asyik menggambar. Asli, seru banget bisa gambar bareng untuk keperluan sosial seperti ini. 🙂

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Gimana, hasil gambarnya mirip enggak? 😀

Enggak sampai 20 menit, gambar saya jadi. Well, that’s cute. I love this kind of personal thing.

“Namanya siapa?”

“Sintia. S-I-N-T-I-A,” eja saya, mengingat nama saya enggak menggunakan embel-embel huruf lain untuk pelafalan yang sama, seperti Cyntia, Chintya, Shintya, atau yang lainnya.

“Instagram-nya apa, Mas?” saya gantian bertanya.

“Sama kayak ini,” jawabnya sambil menunjuk tulisan namanya di ujung bawah kanan gambar. “Nanti di-tag, ya.”

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Mas @komikrukii, kreator Lemari Bukubuku yang menggambar potret saya.

Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!

Awalnya, saya pikir teman-teman ilustrator di sini bergabung di satu komunitas khusus. Ternyata, enggak. Semuanya relawan!

Kalau penasaran siapa yang menggambar wajah saya, silakan kepoin akun Mas @komikrukii. Usut punya usut, ternyata orang yang menggambar diri saya adalah kreator Lemari Bukubuku langsung! Such an honor!

Nah, bagi teman-teman yang juga ingin ikut donasi buku dan dapat gambar gratis, silakan follow akun Instagram mereka di @lemaribukubuku, ya. Lemari Bukubuku rutin mengadakan event di berbagai kota. Silakan pilih lokasi yang paling dekat dengan rumahmu.

Jangan lupa, siapkan buku-buku yang ingin didonasikan, ya. Buku-buku tersebut nantinya akan diberikan kepada anak-anak, jadi sebaiknya disesuaikan dengan genre bacaan mereka.

Eh iya, ada yang pernah ikutan berdonasi buku juga nggak? Kalau mereka ngadain event donasi buku di Tangsel lagi, I’d very love to participate! 😀


Semoga kamu juga suka tulisan soal buku di bawah ini, ya.

Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?


Sintia Astarina

Sintia Astarina

A flâneur with passion for books, writing, and traveling. I always have a natural curiosity for words and nature. Good weather, tasty food, and cuddling are some of my favorite things. How about yours?

More about Sintia > 

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.