Things to Know About Big Bad Wolf Books Sale 2019 and My Book Haul!

323
Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019
Dua kantong belanjaan penuh dengam buku. Anda yang bisa nebak saya beli apa aja?

Things to Know About Big Bad Wolf Books Sale and My Book Haul! – Big Bad Wolf Books Sale kini kembali diadakan di ICE BSD, pada 1-11 Maret 2019. Ketika membuat tulisan ini, saya sudah tiga kali datang ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019. Kira-kira, saya sudah habis Rp1 juta lebih karena membeli buku ini dan itu.

Nah, Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 masih akan diselenggarakan beberapa hari lagi. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan beberapa hal yang perlu teman-teman ketahui sebelum bertandang ke bazar buku terbesar di Asia Tenggara ini.


Maklum, sudah tiga kali ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, sudah mulai khatam nih soal acara ini. Hehehe. 😀

Things to Know About Big Bad Wolf Book Sale Jakarta 2019

1It’s super cold here. Put your jacket on!

Sudah tiga kali ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, sudah tiga kali juga enggak bawa jaket. Soalnya, pas hari pertama ke sini, udara di dalam hall enggak terlalu dingin. Padahal itu pas malam hari, lho. Jadi, saya merasa aman-aman aja.

Enggak tahunya, pas kali kedua dan ketiga, ya ampun dinginnya bikin cenat-cenut kepala! Rasanya enggak nyaman banget ngubek-ngubek buku dengan suasana kayak gitu. Bahkan, dinginnya juga bikin masuk angin dan sakit perut. Untung di dalam hall ada toilet, jadi bisa sejenak menghangatkan diri.

Kalau teman-teman berencana ke Big Bad Wolf Books Sale, jangan lupa bawa jaket atau pakai baju hangat, ya! Biar berburu bukunya jadi makin asyik. 😀


2Always keep your trolley with you!

Tebak, untuk beli buku sebanyak ini, saya habis uang berapa banyak?

Oke, ini ada hubungannya dengan bawa jaket dan ke toilet. Jadi pagi itu, perut udah enggak enak banget karena sedari tadi kena dingin terus. Alhasil, saya pun bergegas ke toilet. Yang membingungkan, keranjang berisi buku-buku saya bawa mau ditaruh di mana, ya? Masa ikutan saya bawa ke dalam toilet?


Saya bertanya pada satpam yang berjaga, yang berdiri enggak jauh dari toilet, “Pak, kalau mau ke toilet, keranjangnya ditaruh di mana, ya?”

“Taruh di depannya aja enggak apa-apa,” jawabnya.

Saya pun menuruti perkataan satpam tersebut tanpa rasa curiga atau takut kalau keranjang saya akan diambil orang. Di dekat saya, ada koper besar berwarna pink yang saya jamin, isinya adalah buku-buku jastip.

Saya masuk ke dalam toilet, buang air sebentar, dan beberapa menit setelahnya keluar dari sana, jeng.. jeng… keranjang milik saya raib ke mana, nihhhh? Padahal, koper pink di depan toilet masih ada di sana! Duh… masa iya saya harus muterin hall 7-10 lagi demi mengambil buku-buku yang udah saya masukkan ke keranjang sebelumnya? 🙁

Enggak jauh dari saya, rupanya ada seorang Ibu yang yang juga kehilangan keranjang miliknya. Di situlah, saya melihat seorang petugas Big Bad Wolf Books Sale yang sudah memboyong keranjang serta buku-buku milik saya di troli yang dibawanya.

“Mas, bukunya saya ambil lagi, ya,” ujar saya.

Barulah saya tahu kalau petugas di sana ternyata enggak akan membiarkan ada keranjang penuh buku yang enggak bertuan.

Bisa jadi, ini merupakan langkah solutif dari Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 untuk mengatasi para penyedia layanan jastip yang meng-keep troli mereka seharian, tapi ujung-ujungnya malah enggak membelinya.

Kan kasian sama pengunjung lain yang bela-belain dateng ke sini buat beli buku, tapi keburu habis karena di-keep atau diborong penyedia layanan jastip. 🙁


3Their customer service is really friendly and helpful

My forever wish.

Sudah berkali-kali mengitari venue Big Bad Wolf Books Sale -dengan harapan bisa ketemu buku yang diincar secara enggak sengaja- ternyata membuat saya harus menyerah juga. Akhirnya saya pergi ke bagian Customer Service yang lokasinya enggak jauh dari section Fiction.

Saya pun mengantre. Di depan saya ada seorang anak kecil yang menanyakan buku anak-anak. Surprisingly, petugas di sana menjawabnya dengan sangat ramah. Penjelasannya pun super detail.

“Nanti adek ke bagian buku anak-anak / Children Books di sana yang tulisannya warna merah. Di sana nanti cari tulisan ini, letaknya di sini, nanti adek cari bukunya di sana, ya.” Kira-kira begitu penjelasannya.

Saya yang menyaksikan langsung, merasa salut banget dengan petugas yang benar-benar tahu bagaimana melayani customer, terutama anak-anak.

Lalu, tiba giliran saya yang bertanya. “Harry Potter Box Set masih ada enggak ya, Mbak?”

“Oh, udah sold out, Kak,” jawabnya ramah, sambil mengulas senyum kepada saya. Saya pun menanyakan kembali akan ketersediaan buku di gudang atau adanya kemungkinan restock. Sayang, ia enggak tahu perihal tersebut.

Saya mengerti, me-restock buku memang bisa jadi daya tarik orang-orang untuk kembali datang. Kalau enggak salah, Rabu (6/3) kemarin, Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 baru aja me-restock buku-bukunya. Well, it’s a very nice strategy. Mengingat esok harinya, Kamis, adalah tanggal merah.

Beberapa penyedia layanan jastip memfoto Harry Potter Box Set di akun Instagram mereka, which means stok mereka di gudang memang masih ada dan memang belum dikeluarin semua aja.


4Great facilities provided

Nah, di Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 ini, pengunjung bukan cuma bisa borong buku aja, lho. Ada beragam fasilitas lain yang disediakan pihak penyelenggara demi kenyamanan para pengunjung. Ada apa aja, sih?

Ada playground untuk teman bermain anak-anak, food court si pemadam kelaparan, musholla, ruang medis, ruang menyusui, hingga toilet di dalam hall. Namun sayang, saya enggak melihat ada banyak tong sampah di dalam hall, nih.


5So many cashiers, no need to queue!

Suasana Big Bad Wolf Books Sale yang begitu ramai.

Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 diadakan di hall 7-10 dan kasirnya tersedia di hall 10. Iya, paling ujung. Bila diperhatikan, jumlah kasir tahun ini banyak banget! Pas saya ke sana, kasir enggak pernah kosong. Namun, enggak terlihat ada antrean juga.

Ketika saya ingin membayar buku-buku yang hendak dibeli, enggak ada tuh drama antre kasir seperti tahun 2016, kali pertama saya datang ke Big Bad Wolf Books Sale.

Pelayanan kasirnya pun cukup cepat dan responsif. Apabila ada kasir yang kosong, petugas akan langsung mengangkat banner penunjuk berwarna hijau, yang memberitahukan customer kalau kasir sedang ready.

Ini keren banget! Pengunjung jadi bisa langsung tahu kasir mana yang sedang kosong dan bisa langsung melayani mereka.

Oh ya, kalau kamu membeli buku di Big Bad Wolf Books Sale dengan harga di atas Rp1 juta, kamu bisa mendapatkan voucher 30% yang bisa digunakan untuk membeli buku di BookXcess Online. BookXcess ini adalah penggagas Big Bad Wolf Books Sale. Buku-buku yang dijual secara online enggak jauh berbeda dengan yang ada di Big Bad Wolf Books Sale.

Kebanyakan harga buku di BookXcess rupanya lebih murah, tapi begitu melihat ongkirnya, duh… agak ngeri. Dua kali lipat dari harga beli buku. 🙁


6You need extra effort to find the most wanted books!

Borong buku teruuuss! Hehehe. 😀

Sebelum pergi ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, saya sempat melihat Story beberapa influencer yang memamerkan hasil perburuan mereka di bazar buku ini.

Saya ngiler banget sama buku-buku yang dibeli sama Alexander Thian alias @amrazing. Dia dapat banyak banget box set bagus! Ini pun bisa jadi referensi saya untuk mendapatkan buku-buku yang sama bagusnya dengan apa yang dibelinya.

Kemudian, pas sampai di Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, saya malah kebingungan. Lho, buku-buku bagus yang saya incar kok udah enggak ada, ya? Okelah, saya memang kehabisan Harry Potter Box Set, tapi masa buku-buku yang lainnya juga demikian?

Saya jadi keingetan, kalau di toko buku Books and Beyond, buku puisi Rupi Kaur masuk ke rak Self-Help, kemudian buku Harry Potter masuk ke section Children. Jangan-jangan, di Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019 juga demikian? Kalau iya, pantas saya saya enggak ketemu buku-buku incaran di sekitaran Fiction.

Saya langsung menyerbu section Children dan pelan-pelan mencari buku yang saya cari. Eh, bener aja dong! Ternyata ada banyak buku bagus yang temui di sini.

Saya ketemu Box Set Narnia, Box Set The Mortal Instruments, Harry Potter: Magical Film Projections, Harry Potter and the Cursed Child, bahkan saya juga nemuin Box Set Paulo Coelho di sini! CRIII 😭💖

Pas saya keliling-keliling lagi, ternyata memang ada beberapa buku yang letaknya enggak sesuai dengan genre. Bukan… ini bukan pengunjung enggak bertanggung jawab yang meletakkan buku secara sembarangan. Memang dari penyelenggara yang meletakkan tumpukkan buku di satu rak khusus demi mengisi space yang ada.

Well, rasanya jadi seru ya, bisa menemukan buku-buku di tempat tersembunyi, yang enggak banyak disadari sama pengunjung lainnya. 😀


My Book Haul from Big Bad Wolf Book Sale Jakarta 2019 

Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019
Coba tebak, saya habis berapa banyak uang demi mendapatkan semua buku ini di Big Bad Wolf Jakarta 2019?

Penasaran enggak sih, saya dapat buku apa aja di Big Bad Wolf Jakarta 2019 ini? Ini bocorannya. Siapa tahu kamu juga beli buku yang sama! 😀

  • This Book will Make you Mindful – Jessamy Hibberd and Jo Usmar. Banyak temen yang beli buku ini dan kayaknya bagus, deh. Pas ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, stoknya pun masih banyak banget. Akhirnya saya tergoda buat beli.
  • The Little Blue Book of Travel Wisdom – Edited by Julie Ganz. Buat saya yang suka jalan-jalan, buku ini bisa jadi motivasi, nih, biar enggak takut untuk terus eksplor dunia!
  • Meet the Little Prince. Iya, ini memang buku anak-anak. Namun, karena saya sukaaaa banget sama buku The Little Prince, buku ini pun saya bawa pulang.
  • Poems that Make Grown Women Cry – Edited by Anthony Holden and Ben Holden. Buku ini saya beli di hari kedua kedatangan saya ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019. Dari judulnya saja, saya sudah merasa buku ini relatable dengan saya.
  • Wuthering Heights – Emily Bronte. Buku hasil impulsif. Kayaknya mau saya jual, deh. Ada yang mau beli nggak? Hehehe. 😀
  • The Cambridge Introduction to Creative Writing – David Morley. Buku ini mengingatkan saya akan mimpi yang tertunda, yakni S2 Creative Writing. Semoga buku ini bisa menambah ilmu saya di bidang yang disukai.
  • Shakespeare on Love – Edited by Stephen Brennan. Niat untuk ambil S2 Creative Writing bikin saya mengenal Shakespeare dan mengagumi karya-karyanya. Begitu ketemu buku ini, saya bawa pulang satu.
  • The Second Sex – Simone de Beauvoir. Ah! Buku ini didapatkan dengan penuh perjuangan. Pas ke Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, enggak ketemu langsung bukunya. Ketemunya malah di salah satu penyedia layanan jastip. Untung dapet! 😀
  • Hunger – Roxane Gay. Judul ini sebenarnya enggak ada di list buku yang ingin saya beli. Namun, secara penulisnya adalah Roxane Gay dan bukunya berhubungan dengan feminisme, jadilah harus merogoh kocek lagi dan lagi. Oh ya, buku ini juga saya dapat berkat jastip Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019.
  • Harry Potter Box Set – JK Rowling. Box set ini ngedapetinnya juga penuh perjuangan, euy. Di Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, Box Set ini dijual dengan harga Rp1 jutaan. Sementara di toko buku online seperti Book Depository, kalau lagi diskon harganya cuma Rp750 ribuan, katanya. Jadi galau, kan, gara-gara udah keburu beli. 🙁
Wishlist:
  • A-Z Great Modern Writers. Udah beli banyak buku, tetep aja masih ada wishlist? Hehehe. Iya, gara-gara melihat senior di kampus beli buku ini, terus ada hubungannya juga sama kepenulisan, gimana bisa nolak coba?
  • Roald Dahl Box Set. Kecintaan saya sama buku anak-anak bikin saya kepengin banget punya box set yang satu ini. Tapi harganya lumayan, sis, Rp1 juta.

Itulah dia beberapa hal yang perlu kamu tahu soal Big Bad Wolf Books Sale Jakarta 2019, plus daftar buku apa aja yang saya borong di bazar buku ini. Saya akui saya kalap banget tahun ini. Makanya, kepikiran pengin book unhaul lagi nih di Bookstagram.

Oh ya, saya  berharap hal-hal di atas bisa semakin membuat pengalaman kamu borong buku di acara ini semakin menyenangkan, ya. Semoga kamu juga bisa mendapatkan buku-buku yang dinginkan. Selamat borong buku! 😀


Jangan lupa baca tulisan lainnya soal buku dan Bookstagram di bawah ini, ya! ?

20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk, Si Pengingat Mimpi
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus
50. 7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling
51. Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling?
52. 5 Tips Memilih Buku untuk Dibawa Saat Traveling
53. Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?
54. Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!
55. [BOOK REVIEW] The Book of Imaginary Beliefs Karya Lala Bohang
56. Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?
57. [Book Review] Deep Wounds Karya Dika Agustin
58. 5 Buku Ilustrasi Favorit untuk Kamu yang Butuh Bacaan Ringan
59. Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional
60. Panduan Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia

10 KOMENTAR

  1. Pas libur tanggal 7 kemarin saya ke BBW dan puenuuuh banget! Masuknya aja ngantri dari hall 10 😂
    Untungnya waktu antri kasir cuma setengah jam karena ada yang cerita kalau dia antri kasir sampe 2 jam.

    Kayaknya tahun depan saya jastip aja, saya ngincer soundbook untuk anak ternyata banyak diborong jastip 😅

    • Hi Mbak, thanks for sharing. Wah iya mungkin karena hari itu tanggal merah jadi pengunjung luar biasa banyak. Waktu itu aku datang weekend dan kepadatannya masih bisa dimaklumi. Wah iya, ada teman kantorku yang juga nitip soundbook, tapi belum sempat ke sana lagi.

      Nah, boleh tuh Mbak pakai jastip, bayar sedikit lebih mahal tapi bisa dapat buku yang dipengin. 😊😊

  2. Wahh puas bangettt dapet boxset impian 😀 aku sendiri agak sedih nggak dapet banyak buku bagus hiks tapi cukup senang bisa bawa pulang satu novelnya Nicholas Sparks hahaha.

    Soal jastip keep buku itu bener ya. Salah satu sisi mereka berusaha bantu mereka di luar kota yg nggak bisa datang dan pake jasa mereka untuk belanja buku, sisi lainnya yg datang ke event langsung juga nyesek kalo buku yg diincar abis dibelanjaiin jastipers, soalnya ada yg cerita jauh2 ke sana pengen soundbook anak, pas nanya petugasnya habis dibeli sama jastip 😅

    • Wahh aku suka banget Nicholas Sparks! Waktu ke BBW kemarin emang nemu beberapa buku Nicholas Sparks, tapi udah pada punya semua. Hehehe. 😀

      Iya, sebenernya jadi polemik juga nih yang menyediakan layanan jastip. Paling sebel kalau buku-buku bagus udah abis duluan semenjak Preview Day karena diborong yang jastip. 🙁 Yang bisa datang di hari-hari setelahnya, malah enggak kebagian buku-buku incaran. Tapi ya mau gimana, para jastiper juga do extra effort untuk dapetin buku-buku yang dimau, mungkin dari pihak BBW-nya bisa mengantisipasi dengan enggak ngeluarin semua stok seabrek-abrek di hari pertama. Harus restock secara bertahap gitu mungkin. Hehehe. 😀

  3. Wah, kayaknya BBW 2019 ini jauh lebih baik daripada tahun 2017 lalu ya. Di socmed juga gak ada keluhan apapun soal BBW (ya kecuali soal jastip tapi ini cerita lama lah). Sayang tahun ini saya memutuskan gak dateng karena masih terlalu banyak buku yang belum saya baca di rumah. Hahaha

    • Wah sayang banget Mas nggak datang. Koleksi bukunya bagus-bagus, lho! Hehehe iya saya sendiri juga masih punya banyak buku hasil buruan BBW yang belum dibaca. Eh tapi taun ini malah mampir lagi dan borong banyak buku lagi 🙈🙈

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.