Berburu Buku Murah di Vintage Vibes, Alam Sutera

75
Berburu buku murah di vintage vibes, alam sutera
Vintage Vibes, toko preloved terbesar di Tangerang!

Berburu Buku Murah di Vintage Vibes, Alam Sutera – Hati saya dibanjiri rasa senang bukan main. Ternyata, di Tangerang ada yang jual buku-buku murah.

Vintage Vibes, namanya. Toko ini mengusung tema “Bring the Past into the Present”. Ketika masuk di dalamnya, harapannya para pengunjung bisa merasa nostalgia deng dengan suasana dan barang-barang di sana.


Oh ya, Vintage Vibes terletak di dalam The Flavor Bliss, Alam Sutera, Tangerang. Saya tahu tempat ini dari Instagram. Awalnya cuma tahu tempat ini jual barang-barang preloved dan branded dengan harga miring. Tapi pas dikulik lagi, eh ternyata jualan buku juga!

Baca juga: Menyusuri Tumpukan Buku-buku Lawas di Galeri Buku Bengkel Deklamasi

Karena anaknya penasaran banget, saya bela-belain ke sana demi melihat koleksi buku-bukunya. Pas sampai di The Flavor Bliss, sempet bingung juga sih di mana letak Vintage Vibes. Soalnya, saya enggak ketemu bangunan dengan tampak depan seperti yang saya lihat di Instagram.

Eitss… ternyata setelah diusut, saya masuk dari dari pintu satunya, nih. Pintu tersebut mengarah ke space beralaskan rumput, tempat duduk-duduk santai sambil makan.

Nevermind, pas sampai di Vintage Vibes dan masuk ke dalamnya, saya langsung melonjak antusias. Baru masuk aja udah disuguhi tak-rak buku, dong! Gimana enggak jatuh cinta? 😍❤


Berburu Buku Murah di Vintage Vibes, Alam Sutera

Vintage Vibes Minggu pagi itu sepi sekali. Jumlah pengunjung bahkan bisa dihitung dengan jari. Mungkin, bisa jadi karena waktu itu saya datangnya terlalu, di jam-jam awal toko ini baru buka.

Vintage Vibes sendiri sebenernya bukan cuma jual buku murah aja, melainkan jam dinding, kaset musik, pakaian, aksesoris, alat olahraga, alat-alat outdoor, peralatan rumah tangga, furnitur, hingga benda-benda vintage lainnya.

Barang-barang antik di sini benar-benar memanjakan mata, deh. Contohnya furnitur di atas. Warna-warnanya benar-benar membawa saya seperti sedang berada di masa lampur. So nostalgic!

Bahkan, ada kendaraan yang dipajang di sini juga, lho, yakni bemo dan motor. Saya sih enggak lihat berapa harganya. Cuman, beberapa pengunjung suka menjadikan kendaraan tersebut sebagai salah satu spot foto favorit, yang tentunya Instagrammable.

Nah, kalau buku-buku murah yang saya maksud, letaknya ada bagian depan, persis dekat pintu masuk Vintage Vibes. Ada satu lorong yang diapit rak-rak kayu. Tersusun di sana barisan buku yang wajib banget dipantengin satu-satu.

Baca juga: Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta

Di tengah-tengah lorong ada beberapa kursi kayu yang bisa diduduki. Mungkin biar lebih nyaman saat ingin membaca buku atau sekadar menelusuri judul-judul di sana kali, ya.

Di sini buku yang dijual super random, sih. Ada buku anak-anak, young adult, buku tutorial, buku nonfiksi, buku lokal, buku impor, wah… macam-macam!

Sayang, penyusunan buku-bukunya sepertinya agak berantakkan. Saya melihat ada buku nonfiksi yang dicampur dengan buku anak-anak atau novel teenlit yang dijadikan satu dengan buku sejarah.

Mau enggak mau, saya dan pengunjung lainnya harus melihat judul buku satu per satu. Bila beruntung, bisa dapat buku bagus dengan harga miring! 😀

Berburu buku murah di vintage vibes, alam sutera

Waktu itu saya sempat ketemu buku Paulo Coleho yang berjudul Adultery. Tebak harganya berapa? Cuma Rp15.000! Mau nangis enggak sih, kalau ketemu buku bagus dengan harga yang murah banget? 😭❤

Saya juga sempat menemukan The Fault in Our Stars karya John Green yang bisa dibawa pulang dengan harga Rp25.000! Kalau saya belum punya bukunya, mungkin akan saya beli. Hehehe.

Secara keseluruhan, range harganya bervariasi. Saya enggak bisa mematok batasan tertentu. Buku-buku murah yang dijual dengan harga di bawah Rp50.000 ada banyak. Yang di atas Rp50.000 juga banyak.

Baca juga: 5 Cara Menabung untuk Membeli Buku

Kalau ditanya mesti bawa berapa banyak uang ke Vintage Vibes, wah sulit menjawabnya. Lebih baik tentukan budget dulu supaya enggak kalap borong buku di sini.

Berburu buku murah di vintage vibes, alam sutera

Anyway, kalau kamu mungkin udah kenal dengan Paulo Coelho dan John Green. Tapi nyatanya, ada banyak penulis atau judul buku yang enggak terlalu familiar bagi saya. Iya, soalnya beneran sejadul itu!

Saya coba beri contoh ya, ada buku berjudul Vengeance Valley (Edge #17) karya George G. Gilman, yang diterbitkan pertama kali pada 1976. Lalu, ada Iberia karya James Albert Michener yang dirilis pada 1968. Ya ampun, pada dapet buku-buku ini dari mana, ya? 😱

Omong-omong, buku-buku yang dijual di Vintage Vibes ini semuanya buku bekas, ya. Makanya jangan heran kalau harganya murah banget. Meski bekas dan murah, kualitasnya oke banget, kok!

Berburu buku murah di vintage vibes, alam sutera

Sebelum berbuku murah di Vintage Vibes, Alam Sutera, sangat disarankan supaya kamu mengecek kondisi buku terlebih dulu. Sepengamatan saya, rata-rata book spines atau tulang bukunya sudah berbekas atau terlipat. Bisa jadi karena bukunya sudah berusia tua dan dibaca.

Lalu, cek juga kondisi dalamnya, ya. Apakah kertasnya menguning, tulisannya masih bisa dibaca, ada halaman yang robek atau terlipat, dan sebagainya. Jangan karena hanya bukunya murah, eh malah kalap beli ini-itu tanpa mengecek kondisinya.

Berburu buku murah di vintage vibes, alam sutera

Satu informasi penting, selain membeli barang-barang preloved, pengunjung juga bisa menjual barang-barang yang udah enggak terpakai, lho.

Caranya gampang banget. Kamu hanya perlu datang ke Vintage Vibes, mengisi formulir, menentukan harga, dan apabila barang milikmu terjual, uang akan ditransfer ke rekening kamu.

Baca juga: Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?

Menurut saya, ide ini keren banget untuk diaplikasikan! Daripada di rumah ada banyak barang enggak terpakai, menumpuk, dan makan space, mending dititip ke Vintage Vibes untuk dijual.

Kayaknya ini bisa jadi alternatif bagi saya atau kamu yang seneng unhaul buku-buku, nih! 😀

View this post on Instagram

Punya barang – barang preloved yang udah tidak terpakai? Titip aja di @vintagevibesstore ! Ikuti step – step dibawah ini: 1. Datang ke Vintage Vibes Store di Flavorbliss Alam Sutera 2. Isi formulir yang tersedia sementara staff akan melakukan pengecekan barang 3. Tentukan nominal harga yang ingin kamu terima 4. Jika barang telah terjual maka akan segera ditransfer langsung ke rekening yang sudah didaftarkan Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 3003 0613 / Tendi (0897 296 9252) / Fitri (0895 2318 9661) • • • #Vintage #VintageVibes #VintageVibesIsHere #VintageStyle #CreateYourVintageStyle #PreLovedStore #SecondhandStore #BringThePastToPresent #OldIsGold #FlavorBliss #AlamSutera #Tangerang #Banten #Indonesia #Hits #HypeBeast #TokoKekinian #TokoTrending #Shopping #Trend #Trendy #Chic #Style #LifeStyle #Fashion #Fashionista #Instagram #InstaLife #InstaLove #InstaMood

A post shared by Vintage Vibes Store (@vintagevibesstore) on

Gimana, kamu tertarik nggak berburu buku murah di Vintage Vibes, Alam Sutera ini? Seru, lho! Tempatnya luas, cukup adem, dan enggak terlalu ramai, kok.

Saya sendiri merasa nyaman berburu buku murah di Vintage Vibes karena tempatnya bersih, spacious, dan enggak perlu desak-desakkan dengan pengunjung lainnya. Betah banget deh ngelihat koleksi buku yang dijual di sana.

Nah, habis lihat-lihat buku murah, silakan menjelajah area lain di toko ini, ya. Siapa tahu, kamu bisa dapat barang berkualitas dengan harga bersahabat! 😀

Setelahnya, jangan lupa untuk icip-icip makanan di The Flavor Bliss. Kalau saya dan keluarga biasanya langganan makan di Bandar Djakarta. Vibes-nya enak banget! Biasanya ada live music juga di The Flavor Bliss.

Selamat menjelajah dan berburu buku-buku keren, ya!


Maru cari barang antik? Ke Vintage Vibes aja! 😍

Alamat: Jl. Alam Sutera Boulevard No.21-22, Pakulonan, Kec. Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Banten

Telepon: 0821-2376-9769


Bacaan selanjutnya yang enggak kalah asyik! Yakin nggak mau baca? 🤔

Singgah Sejenak di Perpustakaan Erasmus Huis Jakarta Selatan

1. 7 Rekomendasi Toko Buku Favorit Buat Beli Buku Online
2. Apa Itu Bookstagram dan Bagaimana Cara Membuatnya?
3. Apa Itu Books Aficionado?
4. Q&A: 15 Fun Facts about Me and My Bookstagram @sintiawithbooks
5. 7 Tips Meningkatkan Follower Bookstagram untuk Pemula
6. 30 Bookstagram Terms You Should Know
7. 20 Inspirasi Rainbow Bookshelf di Bookstagram yang Bikin Betah Baca Buku Seharian
8. Pengalaman Borong Buku dan Panduan Lengkap ke Big Bad Wolf Jakarta
9. 5 Buku Favorit yang Bikin Saya Jatuh Cinta dengan Dunia Anak-anak
10. Rainbow Bookshelf: Menata Buku-buku pada Rak Seperti Warna Pelangi
11. 5 Teknik Meningkatkan Engagement Bookstagram Lewat Pemberian Komentar
12. 30+ Most Popular Bookstagram Hashtags to Increase Your Followers
13. 15 Rupi Kaur Powerful Quotes Every Girl Needs to Read
14. 15 Akun Bookstagram Indonesia Terfavorit, Sudah Follow Belum?
15. 3 Penulis Teenlit yang Novelnya Bikin Kangen Masa SMA
16. 7 Benda yang Bisa Kamu Jadikan Pembatas Buku
17. Pengalaman Mengirim Buku Gratis Lewat Kantor Pos Setiap Tanggal 17
18. 11 Most Creative Bookstagrammer to Follow in 2018
19. Asyiknya Belanja Buku di Periplus, Toko Buku Impor Langganan
20. [BOOK REVIEW] Gadis Daun Jeruk Karya Rinda Maria Gempita
21. 17 Rekomendasi Buku di POST Bookshop Pasar Santa
22. [BOOKSTAGRAM TIPS] Memotret Buku dengan Kamera HP atau Kamera DSLR?
23. [EKSKLUSIF] Bab Pertama Novel The Perfect Catch Karya Chocola
24. [BOOK REVIEW] Na Willa: Serial Catatan Kemarin Karya Reda Gaudiamo
25. 7 Properti untuk Bookstagram Biar Foto Makin Keren
26. 7 Cara Memfoto Buku untuk Bookstagram
27. Pengalaman Membeli Buku di POST Bookshop Pasar Santa
28. Pengalaman Beli Buku di Grobmart untuk Pertama Kalinya
29. [BOOK REVIEW] Aku, Meps, dan Beps Karya Soca Sobhita dan Reda Gaudiamo
30. Bagaimana Cara Menulis Caption untuk Bookstagram?
31. [BOOK REVIEW] The Stories of Choo Choo: You’re Not as Alone as You Think Karya Citra Marina
32. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini Karya Marchella FP
33. 10 Kutipan Terbaik dari Buku NKCTHI Karya Marchella FP
34. [BOOK REVIEW] Things & Thoughts I Drew When I was Bored Karya Naela Ali
35. [BOOK REVIEW] Milk and Honey Karya Rupi Kaur Versi Bahasa Indonesia
36. [BOOK REVIEW] Off the Record Karya Ria SW
37. 17 Ide Foto Bookstagram Bertema Natal yang Bisa Kamu Tiru
38. Cara Mudah Menemukan Buku yang Sedang Diskon di Toko Online
39. Berkunjung ke Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Tertinggi di Dunia
40. Akhir Pekan Produktif di Haru Bookstore Gading Serpong
41. Mudahnya Beli Buku Online di Belbuk.com
42. Kebiasaan Membaca Buku di Perjalanan yang Ingin Saya Tularkan ke Kamu
43. Ngobrolin Novel Taman Pasir di Twitter Bareng Penerbit Grasindo
44. Bedah Buku dan Peluncuran Novel Nyanyian Hujan
45. @sintiawithbooks’ Best Nine on Instagram in 2018
46. [BOOK REVIEW] Seri Kemiri Yori Karya Book For Mountain
47. Serunya Kumpul dan Makan Siang Bareng Nagra dan Aru
48. 8 Booktuber Indonesia Favorit yang Wajib Kamu Tonton Videonya
49. 4 Blogger Buku Favorit yang Sering Kasih Rekomendasi Buku Bagus
50. 7 Rekomendasi Buku yang Asyik Dibaca Saat Traveling
51. Kenapa Sih Suka Banget Bawa Buku Saat Traveling?
52. 5 Tips Memilih Buku untuk Dibawa Saat Traveling
53. Apa Itu Book-Shaming dan Kenapa Harus Dihentikan?
54. Donasi Buku Lewat Lemari Bukubuku, Bisa Dapat Gambar Gratis!
55. [BOOK REVIEW] The Book of Imaginary Beliefs Karya Lala Bohang
56. Pengorbanan Bookstagrammer Demi Dapat Foto Bagus, Pernah Ngerasain?
57. [Book Review] Deep Wounds Karya Dika Agustin
58. 5 Buku Ilustrasi Favorit untuk Kamu yang Butuh Bacaan Ringan
59. Baca 5 Buku tentang Perempuan Ini Saat Hari Perempuan Internasional
60. Panduan Membuat Kartu Anggota Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
61. Things to Know About Big Bad Wolf Books Sale 2019 and My Book Haul!
62. 10 Male Bookstagrammers Who Will Inspire You to Read More
63. [BOOK REVIEW] Dear Tomorrow: Notes to My Future Self Karya Maudy Ayunda
64. [BOOK REVIEW] The Naked Traveler 8: The Farewell Karya Trinity
65. [BOOK REVIEW] Bicara Tubuh Karya Ucita Pohan dan Jozz Felix
66. Pengalaman Belanja Buku di Gramedia World BSD, Tangerang
67. Singgah Sejenak di Perpustakaan Erasmus Huis Jakarta Selatan
68. The Reading Room, Kemang: Sensasi Makan di Perpustakaan
69. Toko Buku Independen POST, Surga Kecil Para Pencinta Buku
70. Membawa Buku di Penjuru Dunia ke Transit Bookstore Pasar Santa
71. Indie Bookshop Tour: Tur Toko Buku Independen Perdana di Jakarta
72. 7 Inspirasi Tempat Baca Favorit Para Bookstagrammer
73. Toko Buku Foto Gueari Galeri: Jual Foto, Emosi, dan Cerita
74. [BOOK REVIEW] Kamu Terlalu Banyak Bercanda Karya Marchella FP
75. [BOOK REVIEW] The Loneliest Star in the Sky Karya Waliyadi
76. Ketagihan Baca E-book Gara-gara Gramedia Digital
77. [BOOK REVIEW] Jingga Jenaka Karya Annisa Rizkiana Rahmasari
78. [BOOK REVIEW] Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini Karya Mas Aik
79. [BOOK REVIEW] Avontur, Dear 19 Karya Thinkermoon
80. [BOOK REVIEW] Flowers over the Bench Karya Gyanindra Ali
81. Menyusuri Tumpukan Buku-buku Lawas di Galeri Buku Bengkel Deklamasi
82. 5 Cara Menabung untuk Membeli Buku
83. 5 Cara Menemukan Inspirasi untuk Bookstagram
84. [BOOK REVIEW] Addio Karya Alya Damianti
85. 5 Rekomendasi Film Favorit Berlatar Toko Buku, Sudah Nonton?


4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.