Gratis Coba GrabWheels di The Breeze BSD, tapi Naiknya Penuh Perjuangan!

2849
Naik GrabWheels di The Breeze BSD
Siapa yang udah pernah naik skuter listrik GrabWheels ini? Gratis 10x perjalanan, lho!

Gratis Coba GrabWheels di The Breeze BSD, tapi Ternyata Penuh Perjuangan! – Beberapa bulan belakangan, ada banyak banget hal yang saya galauin. Lebih tepatnya, galauin soal kerjaan banyak banget menyita waktu dan pikiran. Alhasil, hal tersebut memberikan pengaruh yang enggak menyenangkan buat tubuh dan otak.

Akhir-akhir ini jadi enggak konsen kerja, ngerasa lebih cepat capek dan ngos-ngosan, merasa enggak berenergi, emosional, bahkan gampang banget nangis.


Ya, jelaslah saya takut banget ngalamin hal-hal di atas. Saya ngerasa saat ini saya merasa berada di titik terendah. Saya lagi enggak menjadi diri saya sendiri.

Baca juga: 5 Hal Menyenangkan di Kampung Pelangi Semarang

Makanya, Sabtu kemarin saya coba buat stay away dari laptop sejenak, enggak mikirin soal kerjaan, dan lebih milih buat seneng-seneng sama orang tersayang.

Kami memilih The Breeze BSD, soalnya deket sama rumah dan stasiun. Plus, di sini banyak banget restoran dan tempatnya juga asyik banget buat ngobrol-ngobrol.

Enggak tahunya, ada hiburan lain yang bikin saya tertarik buat nyoba. Di The Breeze BSD ini ada penyewaan GrabWheels alias skuter dari Grab gitu. Saya pikir, “Ah, kayaknya gampang nih, ngendarainnya”. Ternyata, eh ternyata… penuh perjuangan banget! Hahaha. 😀


Ini pengalaman selengkapnya naik GrabWheels di The Breeze BSD. Ada yang udah pernah cobain belum?

Apa Itu GrabWheels?

View this post on Instagram

GrabWheels menjadi kelanjutan dari kolaborasi Grab dan Sinar Mas Land di kota BSD, integrated smart digital city pertama di Indonesia. Skuter listrik ini Gratis selama uji coba hingga pertengahan tahun ini. Cara pakainya gampang. Unduh GrabWheels di iOS atau Android. Beres mengunduh, kamu datangi area parkir GrabWheels di lokasi terpilih. Buka kunci gampang, pakai barcode di aplikasi GrabWheels, dan mulai perjalanan! Kalo kamu udah sampai destinasi yang dituju, aplikasinya akan mengarahkan kamu untuk mengembalikan GrabWheels ke tempat parkir terdekat. Ada edukasinya buat berkendara aman via pesan langsung di aplikasi GrabWheels, dan kamu juga diwajibkan pakai helm ya! Selama uji coba, tim Grab siap membantu kamu kalo ada masalah teknis. Jangan sampai ketinggalan ya untuk coba juga. Perjalanan jarak pendek jadi #AutoGampang, tinggal GrabWheels!

A post shared by Grab Indonesia (@grabid) on

GrabWheels merupakan salah satu moda transportasi berbentuk skuter listrik yang dimiliki oleh Grab. Sebelum diperkenalkan ke Indonesia pada awal Mei 2019, GrabWheels sudah lebih dulu ada di Singapura.

GrabWheels sendiri dijadikan transportasi jarak pendek sejauh 3-5 km. Untuk saat ini di Indonesia masih dalam tahap uji coba, ya.

Oh ya, Grab bekerja sama dengan Sinar Mas Land untuk menyediakan beberapa titik parkir skuter ini. Mulai dari Gedung Sinarmas hingga The Breeze BSD. Pokoknya berada dalam satu kawasan berdekatan.

Menurut informasi yang saya dapat dari Detik, saat ini baru ada 50 unit GrabWheels di sekitaran BSD. Apabila permintaan meningkat, jumlah unit bisa saja ditambah.

Selain BSD, GrabWheels juga bisa digunakan di Bandara Soekarno Hatta Terminal 3.


Bagaimana Cara Menggunakan GrabWheels?

Waktu itu saya cobain GrabWheels yang titik parkirnya ada di dekat Starbucks The Breeze BSD. Cara memainkan menyalakan skuternya gampang banget, kok. Ini step-by-step-nya.

  1. Unduh aplikasi GrabWheels di Play Store atau App Store.
  2. Sign up pakai nomor telepon yang biasa digunakan untuk login Grab atau OVO.
  3. Login. Waktu itu saya dapat paket 10x rides, lho! Jadi bisa cobain GrabWheels berkali-kali. Hehehe. 😀
  4. Pindai QR Code pada stang skuter. Kalau skuternya sudah aktif, lampu depan (headlights) dan bagian roda belakang akan menyala. Oh ya, nantinya petugas di sana akan meminta KTP untuk difoto. Mungkin untuk keamanan skuter itu sendiri kali, ya.
  5. Trial dulu. Jadi sebelum mengendarai skuter tersebut, saya dikasih tahu dulu cara penggunaannya. Pada stang sebelah kanan ada tombol untuk gas dan juga bel untuk klakson. Hanya bisa aktif kalau kecepatannya di atas 3 km/jam. Di sebelah kiri ada tombol untuk rem. Di roda belakang juga ada rem.

“Nanti sebelum 30 menit udah balik ke sini lagi, ya,” kata salah satu petugas di sana. Udah, deh! Langsung pakai helm (wajib, ya!) dan nyobain GrabWheels ini buat keliling-keliling di The Breeze BSD.


10 Tips Aman Menggunakan GrabWheels

Keselamatan para pengguna GrabWheels mesti diutamakan banget, nih. Makanya, sebelum menggunakan skuter listrik ini, setiap pengguna juga mesti tahu bagaimana cara berkendara dengan aman.

  1. Pastikan rem pada stang dan roda belakang dapat bekerja.
  2. Kenakan helm sebelum berkendara.
  3. Injak rem di roda belakang untuk memperlambat laju skuter atau mengentikannya.
  4. Pas ada turunan, jalanan yang enggak rata, atau basah, turunkan kaki dan berjalanlah.
  5. Sebaiknya enggak menggunakan skuter listrik ini di jalanan.
  6. Pastikan lampu pada skuter menyala.
  7. Kenakan sepatu untuk melindungi kakimu. Enggak disarankan untuk menggunakan sandal jepit.
  8. Perhatikan keadaan sekitar saat mengendarai GrabWheels.
  9. Saat menjalankan skuter dengan kaki, enggak boleh melebihi 10 km/jam. Kemudian saat kaki sudah di foot deck, maksimal 25 km/jam.
  10. Satu skuter hanya boleh dinaiki 1 orang saja, ya.

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD, Gratis!

Nah, ini dia bagian paling seru yang udah saya tunggu-tunggu untuk saya ceritakan! Jadi… asyik nggak sih main skuter GrabWheels ini? Kalau boleh jujur, seharusnya sih asyik banget! Tapi kenapa saya susah banget ngendarainnya, deh? Hahaha. 😂

Badan susah banget seimbang! Padahal kalau ngelihat orang lain coba GrabWheels, asyik-asyik aja. Bisa banget tuh naikin 2 kaki ke atas skuter. Yang ngebut juga banyak. Terus kok saya ndak bisa?

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD, Gratis!

Katanya sih, gara-gara saya belum punya basic soal keseimbangan. Maksudnya, bisa jadi ini karena saya enggak bisa ngendarain sepeda, motor, atau kendaraan roda dua lainnya.

Itulah mengapa saya harus belajar ekstra sih, kalau mau ngendarain skuter listrik ini. Soalnya naik skuter kan butuh keseimbangan banget.

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD, Gratis!

Saya coba berkali-kali buat naikin skuter ini. Sempet tuh beberapa detik berhasil, eh tapi udah gitu pasti oleng lagi, deh. Saya sampai capek dan keringatan sendiri coba. Poni udah basah kuyup. Keringatan parah! Hahaha. 😆😂

Saya sampai cari tempat sepi di The Breeze BSD biar bisa belajar keseimbangan dengan leluasa. Tengsin banget dong udah gede gini tapi naik skuter aja sampai jatuh-jatuh.

Ditambah dengan fakta saya kelihatan cupu banget dibandingkan yang lain. Bahkan ada anak kecil asyik-asyik aja tuh ngendarain GrabWheels ini.

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD, Gratis!

Nah, akhirnya pas ketemu tempat sepi, saya belajar dulu. Dimulai dari jalan lurus bolak-balik, terus tekan tombol gasnya pelan-pelan. Setelah sekian menit belajar, nyerah juga euy. Sedih belum bisa ngendarain GrabWheels. 🙁

Eh, enggak lama kemudian, skuter milik saya mati otomatis. Ternyata pas lihat di aplikasinya, durasi pemakaian sudah lebih dari 30 menit. Pas skuternya mati, roda belakang jadi berat dan kayak kekunci gitu. Jadi bakalan susah menggiringnya kembali ke tempat parkir.

Saya jadi paham kenapa tadi petugasnya bilang buat balik ke tempat parkir skuter sebelum 30 menit.

Akhirnya, saya coba pindai lagi QR Code pada stang biar skuternya nyala lagi, eh ternyata bisa! Niat hari pengin langsung balik ke tempat parkirnya, eh ternyata anaknya enggak nyerah gitu aja. Saya belajar naik skuter lagi deh, selama 15 menitan. Hehehe. 😀

Baca juga: Serunya Snorkeling di Lagoon Cabe, Gunung Krakatau

Walaupun masih aja enggak bisa ngendarainnya, saya merasa sedikit bangga karena selama beberapa menit intens belajar terus. Kalau berhasil naik skuter (dengan dua kaki sudah di foot deck) meski cuma beberapa detik aja, menurut saya itu udah kemajuan banget!

Rasa percaya diri saya meningkat sedikit demi sedikit dan itu memacu saya buat coba lagi dan lagi. Yaa… kayaknya memang perlu belajar ekstra keras deh, terutama untuk saya yang belum bisa menyeimbangkan tubuh.

Fyuhh… 40 menitan belajar pakai GrabWheels, saya udah basah kuyup banget (entah kenapa The Breeze BSD ini gerah banget, bikin badan jadi lengket). Sebelum skuter GrabWheels saya mati lagi, saya kembalikan saja ke tempat parkir.

Baca Juga: Kawah Ijen: Indahnya Pesona Blue Fire Kawah Ijen, Banyuwangi

Oh ya, di tempat parkir, di sediakan QR Code lain yang terletak di aspal. Kata petugasnya, setelah selesai menggunakan GrabWheels, pindai QR Code tersebut sebagai tanda End Trip.

Done! Asyiknya main skuter listrik meski belum bisa ngendarain! Ya… tapi seenggaknya udah coba, ya.

Pengalaman Naik GrabWheels di The Breeze BSD, Gratis!

Anyway, kalau sudah selesai menggunakan GrabWheels ini, nanti penggunanya bakal dapat Receipt juga, sama seperti ketika menggunakan layanan Grab pada umumnya.

Kemudian di bagian History, ternyata saya bisa ngelihat berapa jarak yang sudah saya tempuh dengan skuter tersebut. Enggak ada yang sampai 1 km, dong! Hahaha. Jadi ngakak sendiri kalau inget kejadian ngendarain skuter ini. 🤣

Baca juga: Pengin Liburan ke Bromo? Jangan Lupa Lakukan 5 Hal Seru Ini

Tapiiii… kalau boleh jujur ya, main skuter begini bener-bener jadi stress reliever saya. Seharian kemarin saya enggak terlalu mikirin soal hal-hal yang bikin galau. Takjub banget karena bisa mengalihkan pikiran ke hal-hal baru, hal yang ternyata saya suka.

Saya bersyukur banget bisa pulang ke rumah dengan hati senang. Saya ngerasa energi saya keisi lagi dengan hal-hal menyenangkan. Thank God for everything.

Anyway, saya masih punya free ride GrabWheels. Kayaknya dalam waktu dekat saya bakalan ke The Breeze lagi, deh. Mudah-mudahan saya udah bisa (lumayan) ngendarain GrabWheels ini dengan kuota yang tersisa. Wish me luck! 😆🤞


6 KOMENTAR

  1. Seru banget. Semoga ada di daerah lain juga yaaa. Dan semoga bisa dijadiin kayak sepeda yang bisa dipinjam dan dikembalikan di beberapa titik. Lumayan kan buat jadi transportasi juga 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.