59 Views

Pengalaman Naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan – Saya termasuk orang yang sebenarnya kurang suka jalan-jalan dalam waktu yang lama. Makanya, saya sebenarnya lebih suka naik pesawat kalau perjalanannya lumayan jauh.

Namun, kali ini saya memberanikan diri sendiri buat ngejalanin liburan yang beda, yakni mencoba naik bus PO Putra Pelangi Traveloka dari Bandung ke Medan!


Pas lagi cari informasi soal transportasi ke Medan, ya memang sebenarnya ada tiket pesawat yang murah. Tanggalnya pun cocok dengan waktu lowong saya. Namun, punya pengalaman baru kayak gini jarang-jarang banget, nih. Jadi, kenapa enggak?

Baca juga: Menjelajah Moscow, Rusia: The City of Domes

Omong-omong, ada acara apa sih di Medan? Enggak, enggak ada acara apa-apa, emang udah lama banget pengin ke kota ini. Saya penasaran banget samaย Graha Maria Annai Velangkanni. Ini adalah sebuah gereja Katolik yang bangunannya mirip seperti Kuil Hindhu.

Kemudian, saya juga penasaran banget sama Danau Toba. Jadi, pada 2015 lalu, sewaktu masih magang di media remaja, saya pernah meliput peluncuran film Bulan di Atas Kuburan yang diperankan oleh Rio Dewanto dan Atiqah Hasiholan.

Baca juga: Hampir Ketinggalan Kereta Api Argo Parahyangan Eksekutif di Stasiun Bandung


Salah satu setting film tersebut ada di Danau Toba. Melihat keindahannya yang begitu memanjakan mata nyatanya membikin saya langsung jatuh cinta. Jadilah Medan berada dalam daftar tempat yang ingin saya kunjungi.

Lalu, gimana rasanya naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan? Berikut ini pengalaman yang ingin saya bagikan.

Pengalaman Naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan

Pengalaman Naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan

Kebayang nggak, duduk berlama-lama di bus? Kadang, duduk dua jam aja rasanya udah pegel banget. Namun untungnya, saya beruntung dapet Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan yang nyaman banget!

Waktu itu perjalanan saya dimulai hari Senin pukul 07.00 pagi. Senin saya sengaja pilih soalnya ini bukan jam-jam ramai orang mengincar pulang kampung. Biasanya kan hari Jumat.

Baca juga: 10 Objek Gratis yang Bisa Dinikmati di Red Square, Moscow

Nah, sekitar pukul 06.00, saya sudah tiba di Terminal Cicaheum. Dari sinilah semua bus jurusan luar kota yang jauh-jauh berangkat, termasuk bus yang akan mengantar saya ke Medan.

Sampai di Terminal Cicaheum, jujur saya bingung yang mana bus yang akan saya tumpangi. Maklum, ini pertama kalinya naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan, jadi masih awam banget.

Dulu banget pernah sih naik bus dari Tangerang ke Yogyakarta, atau dari Singapura ke Malaysia, tapi itu tuh bareng rombongan, enggak solo traveling begini.

Baca juga: Sore Hari Bersama Buku-buku di Halaman Belakang Kineruku Bandung

Agak bingung sih, ini busnya yang mana, karena terus terang aja, saya baru sekali ini naik bus dari Bandung ke Medan. Biasanya sih cuma naik bus dari Bandung ke Jakarta untuk keperluan dinas.

Nah, setelah muter-muter dan tanya sana-sini, akhirnya saya menemukan deretan bus yang dicari. Bus Putra Pelangi yang akan saya naikki sudah berbaris rapi, meski bus akan berangkat satu jam lagi.

Pas masuk ke dalam bus, wuihh… enggak disangkat ternyata kursi penumpang bus ini nyaman banget. Bus ini pun juga wangi dan bersih. Yang bikin tenang, Bus Putra Pelangi ini pun memiliki AC yang dingin, jadi kalau mau tidur di jalan bakalan lebih nyaman. Untung udah bawa jaket juga. Hehehe. ๐Ÿ˜€

Oh ya, mungkin sedari tadi kamu bertanya, berapa lama sih waktu yang dibutuhkan dari Bandung ke Medan? Kalau naik pesawat, waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 jam. Itu pun harus transit dulu ke Jakarta.

Baca juga: Catatan Perjalanan ke Rusia: Negeri Beruang Putih

Kalau naik Bus Putra Pelangi, cuma memakan waktu 2 hari. Hah, lama banget? Ya, betul. Tapi selama 2 hari itu, ada banyak pengalaman enggak terlupakan yang bisa saya rasakan langsung.

Misalnya, selepas menyeberang Selat Sunda, saya dan penumpang lainnya tiba di Lampung untuk melanjutkan perjalanan. Di sana, rasanya terharu banget bisa melihat hamparan kebun kelapa sawit yang menjadi ciri khas lintas perjalanan Sumatera.

Ada satu lagi yang membuat pengalaman naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan jadi makin istimewa.

Sederhana sih, yakni restoran Padang! Jadi, selama di pulau Jawa, bus ini enggak berhenti untuk makan karena jalur menuju pelabuhan Merak melalui jalan tol, jadi saya dan penumpang lainnya hanya berhenti sejenak di rest area saja.

Baca juga: Panduan Lengkap Mengurus Visa Rusia

Nah, pas sampai di Lampung, kami menemui tempat persinggahan pertama, yakni restoran padang asli Sumatera. Wahh… biasanya makan Nasi Padang ala Bandung atau Jakarta. Pas nyobain langsung di Sumatera, rasa kangen seolah terobati!

Anyway, akhirnya saya sampai juga di Medan! Super excited! Bus Putra Pelangi yang saya naikki tiba di Terminal Terpadu Amplas pada Rabu dini hari.

Baca juga: Mirah Hotel Banyuwangi: Tempatku Berteduh di Banyuwangi

Di terminal, sudah ada keluarga yang menjemput. Sembari menunggu terang, rasanya saya butuh banget nih buat stretching dan tidur lebih nyaman sebentar. Habis itu, baru deh memulai penjelajahan di Medan. Enggak sabaarrr!

Eh iya, kamu pernah naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan? Wajib banget cobain! Siapa tahu bisa memberi pengalaman berkesan yang bikin kamu rindu eksplorasi hal-hal baru. ๐Ÿ˜€


5 thoughts on “Pengalaman Naik Bus Putra Pelangi dari Bandung ke Medan

  1. Wow banget mbak! Keren naik bus dari Bandung ke Medan. Aku dulu naik Putra Pelangi dari Medan sampai ke Banda Aceh aja rasanya sudah eneg, hahaha.

    Btw, ternyata naiknya dari Cicaheum ya? Kupikir dari Poolnya di daerah bypass Soekarno hatta.

  2. Hallo teh, mau tanya untuk harga tiketnya dikisaran berapa ya? Belinya ots kah? Oh iya bener nyampe 2 hari ya? Soalnya pernah tanyaยฒ katanya bisa 3-4 hari baru sampai

  3. Salut aku bacanya :D. Aku org Medan , tp udh lama di JKT mba. Dan sampe skr, ga pernah kepikiran mau ke Medan lwt jalan darat. Pasti lbh milih pesawat :D. Soalnya ga kebayang pegelnya ituuu hahahahah. Pernah suami ngajakin, tp naik mobil. Kalo bis udh pasti aku tolak :p. Mobil aja aku blm siap, kecuali kalo memang tujuannya road trip yaaa. Tp ntahlah, aku memang LBH suka sampai ditujuan itu yg cepet.

    Kalo naik bis, jujurnya ada pengalaman ga enak dulu dgn bis pas aku msh kecil. Sejak itu agak ga terlalu kepengin kalo hrs ngelakuin perjalanan dgn bis.

    1. Hai, Mbak. Terima kasih udah sharing-sharing. Iyaa, kalau mau cepet memang lebih baik naik pesawat aja. Tapi kalau mau cari pengalaman baru, naik bus bisa jadi tantangan sekaligus cerita baru untuk dibagikan ke anak-cucu. ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close