10 Penyebab Jerawat Membandel dan Cara Mengatasinya

Feb 6, 2021

10 Penyebab Jerawat Membandel dan Cara Mengatasinya – Belakangan ini, perasaan saya cukup campur aduk setiap kali melihat bayangan diri sendiri di cermin. Gimana, enggak? Iya, soalnya lagi jerawatan alias bruntusan parah. Hiks. ๐Ÿ™

Memang, dulunya wajah saya cenderung berminyak dan hal itu memicu jerawat sana-sini. Namun, dulu jerawat yang dimiliki paling banyak palingan hanya dua buah aja dan itu pun sudah cukup mengganggu.

Biasanya, jerawat ini muncul karena saya malas membersihkan wajah secara rutin (terutama habis seharian beraktivitas di luar rumah) atau jerawat hormonal yang sering banget muncul sebelum haid.

Baca juga: Bikin Wajah Happy Terus dengan 8 Rekomendasi Skincare untuk Traveling

Terakhir kali cek kondisi wajah, katanya kulit saya cenderung kering dan butuh banyak pelembap. Nah, dua bulan belakangan ini, kulit wajah saya cenderung berminyak lagi entah kenapa. Dan yang bikin makin stres, jerawat yang muncul beneran sebanyak itu (yang terbanyak sepanjang hidup kayaknya)!

Apa karena menggunakan masker terlalu lama sehingga bakterinya numpuk, ya? Atau jangan-jangan produk skincare yang saya pakai enggak cocok? Biar enggak makin penasaran, berikut 10 penyebab jerawat membandel dan cara mengatasinya. Siapa tahu ada yang mengalami hal sama.

10 Penyebab Jerawat Membandel dan Cara Mengatasinya

penyebab jerawat dan cara mengatasinya

1. Hormonal

Buat para cewek, mungkin hal ini udah enggak asing. Jerawatini muncul ketika sedang PMS, hari-hari pertama haid, 2-3 hari setelah haid, atau saat sedangย menopause. Di masa-masa ini, biasanya produksi minyak pada wajah menjadi berlebih, pergantian sel kulit mati melambat, dan terjadi peningkatan androgen yang menyebabkan jerawat bisa muncul sesuka hatinya. Duh!

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Jerawat yang satu ini memang terkadang enggak bisa dihindari. So, yang bisa kita lakukan adalah tetap penuhi asupan bergizi untuk tubuh, rajin minum air putih, dan usahakan diri terus happy-happy, ya!

2. Sering mengonsumsi makanan manis

Ini fakta penyebab jerawat membandel yang cukup menarik buat saya. Saya baru tahu kalau makanan manis dan olahan, seperti pasta, roti, dan keripik kentang bisa menjadi penyebab timbulnya jerawat, lho. Wah, lumayan sulit, nih, ninggalin makanan-makanan enak ini.

Bahkan, kalau ada alergi tertentu pada makanan, yang mungkin bisa menyebabkan kemerahan atau pembengkakkan pada kulit, juga dapat memicu berkembang biaknya jerawat.

Untuk itu, selain mengurangi makanan manis atau olahan, lebih baik mengenali terlebih dulu apa makanan penyebab jerawat. Dengan demikian, kita pun bisa mencegah timbulnya jerawat-jerawat lain.

3. Terlalu sering mencuci muka

Lhooo? Mencuci muka bukannya disarankan supaya wajah tetap bersih, ya? Yes, betul. Namun, kalau terlalu sering mencuci muka malah enggak bagus, sebab dapat membuat wajah kehilangan minyak alami kulit, bahkan membuat kulit bisa memproduksi minyak lebih dari biasanya. Makanya, enggak heran kalau jerawat bakalan muncul lagi.

Untuk mengatasinya, sebaiknya mencuci muka maksimal 2 kali sehari, misalnya saat pagi sebelum memulai aktivitas dan saat malam sesudah beraktivitas.

4. Memencet jerawat

Jujur, saya termasuk yang punya tangan iseng kalau udah ngelihat ada jerawat di wajah. Hehehe. Bawaannya pengin mencet aja gitu. Satisfying, eh? ๐Ÿ˜†

Rupanya, memencet jerawat justru bisa menyumbat pori-pori kulit masuk lebih dalam lagi. Belum lagi kalau tangan kita enggak bersih, wah, bakteri bisa makin numpuk. Alhasil, jerawat jadi lama sembuh dan hati-hati berbekas, ya!

Gimana cara mengatasinya? Yaa … tahan-tahan aja, enggak, sih, supaya enggak nyentuh atau mencet jerawatnya? Hihihi.

5. Menggunakan masker dalam waktu lama

Bagi yang beraktivitas di luar rumah, menggunakan masker adalah sebuah kewajiban. Namun, penggunaan masker yang terlalu lama nyatanya dapat memicu jerawat lantaran kulit wajah terus bergesekan dengan masker. Bahkan, ada istilahnya tersendiri untuk jerawat jenis ini. Yes, namanya maskne.

Kemudian, apabila kita menggunakan masker yang sama berulang kali atau kita engak mencuci masker kain dengan bersih, hal tersebut juga bisa memicu tumbuhnya jerawat.

Penyebab jerawat membandel lainnya adalah saat berbicara atau menghela napas, hawa panas yang diembuskan dapat terjebak di dalam masker sehingga bisa bikin kulit wajah jadi lembap dan berkeringat. Hal inilah yang membuat bakteri dan kuman berkembang biak. Kulit pun jadi iritasi dan meradang sehingga jerawat jadi muncul sana-sini.

Coba perhatiin deh, jerawat yang muncul di sekitar area pipi, hidung, dagu, dan rahang bukan? Yes, soalnya dalam kasus saya, jerawat senang sekali menempel di pipi dan area rahang.

Untuk mengatasinya, bisa dicoba untuk menggunakan masker berbahan satin yang halus dan lembut. Kemudian, cucilah masker kain dengan bersih dan hindari menggunakan masker terlalu lama. Coba deh, bawa beberapa masker. Sekiranya udah kotor, bisa segera diganti.

6. Faktor keturunan

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa apabila ada orangtua atau keluarga lain yang kulit wajahnya sering berjerawat, bisa jadi jerawat yang kita alami adalah karena faktor keturunan.

Untuk faktor penyebab jerawat yang satu ini, saya enggak yakin bagaimana menyembuhkannya. Mungkin dengan menggunakan/mengonsumsi obat-obatan tertentu? Bila penasaran, coba deh untuk bertanya langsung ke salah satu dokter kecantikan lewat Halodoc, aplikasi kesehatan favorit saya.

Beberapa kali menggunakan aplikasi ini untuk konsultasi dengan dokter dari jarak jauh atau beli obat langsung tanpa harus ke luar rumah. Siapa tahu dokter kecantikan di sini bisa bantu permasalahan jerawat akibat faktor keturunan.

7. Enggak cocok dengan produk skincare yang dipakai

Saya percaya bahwa kulit wajah setiap orang berbeda-beda, maka produk skincare yang dipakai juga enggak bisa disamakan. Hingga saat ini, saya pun juga masih mencari produk skincare yang tepat.

Dugaan saya, salah satu penyebab jerawat membandel saya adalah karena saya enggak cocok dengan produk skincare yang saya beli. Bisa jadi, cara penggunaannya kurang tepat atau mungkin karena bahan-bahan dalam skincare tersebut menyumbat pori-pori yang mampumemicu alergi.

Sebagai solusi, untuk saat ini saya pun menghentikan produk skincare tersebut biar wajah bisa sedikt lebih “bebas”. Tapi, kepengin juga sih, cobain skincare lain, terutama serum untuk jerawat. But again, skincare cocok-cocokkan, ya, perlu trial and error, dulu.

8. Memakai makeupย  terlalu berlebihan

Hayooo … siapa yang enggak bisa keluar rumah tanpa makeup? Siapa yang lagi WFH, tapi tetap pengin pakai makeup? Well, enggak ada yang salah dengan yang namanya penggunaan makeup. Bagi saya, menggunakan makeup bisa jadi salah satu cara untuk mencintai diri sendiri.

Namun faktanya, pemakaian makeup yang berlebihan juga mampu menimbulkan jerawat membandel. Untuk menghindarinya, belakangan ini kalau mau ke luar rumah, saya lebih memilih untuk memakai pelembap atau sunscreen aja, tanpa embel-embel foundation, bedak, atau yang lainnya. Semoga bisa bikin wajah jadi lebih plong, nih.

9. Kualitas air yang kurang baik

Faktor lain yang bikin jerawat senang bertandang adalah kualitas air yang kurang baik. Ada yang menyarankan lebih baik menggunakan micellar water aja untuk membersihkan wajah.

Atau kalau mau, coba gunakan air minum untuk membersihkan wajah selama beberapa hari. Kalau kondisi kulit wajah terlihat mendingan, bisa jadi air di rumah memang betulan engagk bersih.

10. Penggunaan deterjen

Saya jadi ingat, salah seorang dokter kulit menyarankan saya untuk mengganti sabun pencuci muka dengan yangย detergent free. Alasannya, produk yang mengandung detergen bisa nimbulin jerawat juga.

Sebagai informasi tambahan, detergen ini bukan hanya ada di dalam kandungan produk pembersih wajah aja, ya. Pada sarung bantal juga bisa, lho! Kok, bisa? Ya, residu yang teringgal bisa membuat kulit jadi sensitif dan mudah iritasi sehingga jerawat pun muncul.

Sebagai solusi, cobalah untuk menggunakan sabun pencuci muka yang lebih aman untuk kulit. Hindari juga yang berbentuk scrub karena akan memperparah iritasi. Lalu, coba juga untuk mengganti detergen dengan formula yang lebih lembut dan aman untuk kulit bayi.

Itulah dia 10 penyebab jerawat membandel dan cara mengatasinya. Bagi para pejuang jerawat, semangat, ya! Semoga badai jerawat ini cepat berlalu. Hihi.

 

*) Sumber foto: wayhomestudio – www.freepik.com

Sintia Astarina

Sintia Astarina

is a flรขneur with passion in books, writing & traveling. She has fallen in love with writing since Elementary School by telling her personal stories in a secret diary, or submitting her poems to a tabloid you wonโ€™t be able to read again. More about sintia >

17 Comments

  1. gina

    pernah punya pengalaman gak enak soal jerawat pas salah pake skin care. Kesel bgt jerawat smpe ke gatal-gatal sekitar wajah. Untungnya ud stop skin care tersebut menggantinya dgn pembersih wajah mengandung green tea

    Reply
    • Sintia Astarina

      Eh iyaaa, aku sempet baca kalau pembersih wajah atau skin care apa pun yang mengandung green tea tuh bisa membantu menyembuhkan jerawat, ya? Wah, layak dicoba, Kak. Makasih infonya, yaa! ๐Ÿ˜€

      Reply
  2. Andiyani Achmad

    nah poin ke-lima yang bisa menyebabkan jerawat tumbuh di wajah adalah aku banget.. hahaha tiba-tiba beranak pinak itu jerawat di dagu dan di atas bibir dong

    Reply
    • Sintia Astarina

      Huhuhu pasti sebel deh, Kakkk :”))) Kadang memang bikin gak pede banget kalau jerawat pada dateng mendadak.

      Reply
  3. Tanti Amelia

    Seringnya sih jerawat memang dari pola makan juga. Jika pas sedang banyak jerawat, bener bener total ngurangin konsumsi karbohidrat, minyak dan semua yang bukan organik atau yang sudah diolah!

    Reply
    • Sintia Astarina

      Uwooo jadinya bukan cuma penggunaan skin care aja, ya? Tapi bisa jaga dari dalam tubuh juga. That’s insightful. Thanks, Kak! ๐Ÿ˜€

      Reply
  4. Irpan

    terima kasih informasinya mbak. meski sudah berumur, terkadang saya juga ngalamin jerawat. Tipsnya bermanfaat ๐Ÿ™‚

    Reply
    • Sintia Astarina

      Yang penting, enggak boleh skip cuci muka, Kak! Hehehe ๐Ÿ˜€

      Reply
  5. Nurul Dwi Larasati

    Saya paling suka dengan kondisi kulit wajah saat hamil lalu, muka mulus tanpa jerawat. Selain itu saya juga memilih skin care khusus ibu hamil dan pola makan yg sehat, terutama konsumsi air dan buah lebih banyak.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Wawww kalau aku hamil nanti, kayaknya aku mesti belajar darimu, Kak. Hehehe. ๐Ÿ˜€

      Reply
  6. Inka Paramita

    Duh iya jadi inget aku masa remaja jenis kulitnya berminyak jadi suka jerawatan, untungnya sekarang udah rajin skincareran jadi udah jarang jerawatan, palingan kalo gak cocok skincare tertentu aja ๐Ÿ˜

    Reply
    • Sintia Astarina

      Boleh share, dong, Kak, skincare apa aja yang dipake? Hihihi ๐Ÿ˜€

      Reply
  7. Shyntako

    aku tuh tipe yang fix banget kalo gak cocok sama skincarenya tuh auto jerawatan deh, or kalo memang mager males cuci muka tuh langsung juga hehe

    Reply
    • Sintia Astarina

      Hihi sama, Kak! Berarti butuh trial and error banget yaaa pas cobain skincare ๐Ÿ˜€

      Reply
  8. Elva Susanti

    Ternyata cukup banyak ya yg menjadi penyebab timbulnya jerawat, soalnya jerawatku kerap sesekali timbul, apalagi sdh kelamaan terpapar cuaca di luar ruangan yg banyak debu plus asap. Thank sdh berbagi buat cara mengatasinya

    Reply
    • Sintia Astarina

      Wahhh kalo gitu memang berarti gak bisa kena polusi, debu, panas, dan lain-lain, ya, Kak. Jangan lupa cuci muka sesampainya di rumah, yaa. ๐Ÿ˜€

      Reply
      • Elva Susanti

        Pastinya mesti sering2 cuci muka kl saya mbak

        Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.