Kuliner yang Bikin Nagih di Bali: Sate Babi Bawah Pohon!

Sate Babi Bawah Pohon Bali

Kuliner yang Bikin Nagih di Bali: Sate Babi Bawah Pohon! – Banyak yang kaget ketika saya bilang kalau ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di Pulau Dewata, Bali. Ya, memang ini kali pertama saya terbang menuju Bali. Sebenarnya bukan untuk liburan sih, tapi untuk bekerja. Meski demikian, saya punya satu hari kosong di hari Minggu untuk menyambangi beberapa tempat di Bali.

Nah, Sate Babi Bawah Pohon pun menjadi destinasi pertama saya. Tempat makan ini memang sangat terkenal dan selalu ramai oleh pengunjung. Disebut Sate Babi Bawah Pohon atau yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris sebagai “Pork Satay Under the Tree”, memang dijual di bawah pohon. Jadi, semacam ciri khas yang bikin tempat makan ini enggak cuma dikenal penduduk Bali aja, tetapi juga para wisatawan yang datang.

Ketika saya sampai di tempat ini, mobil dan motor terparkir di mana-mana. Sisa meja dan kursi kosong yang belum ditempati pun hanya tinggal beberapa.

Kepulan asap dari pembakaran sate menyambut saya. Panas terik memayungi saya, berjalan menuju salah satu meja yang masih yang belum ditempati.

Sate Babi Bawah Pohon Bali
Keep Calm and Eat Pork!

Saya memesan satu porsi sate babi plus lontong. Harganya Rp30.000. Setelah memesan, enggak seberapa lama akan ada pramusaji yang meneriakkan nama si pemesan supaya mereka mengetahui di mana si pemesan duduk. Pesanan saya pun datangnya juga terhitung cepat, sebab ternyata sudah ada banyak ratusan sate babi yang sudah dibakar alias siap saji dan ratusan sate lainnya masih sibuk dikipasi.

Saya coba ambil satu tusuk sate dan memasukkannya ke dalam mulut. Duh… sate babi ini ternyata memang empuk banget! Dagingnya manis dan bumbunya sangat terasa. Oh ya, saya baru tahu, ternyata sate babi di sini biasanya dicocol dengan garam atau bisa juga dimakan dengan menggunakan cabe rawit. Jangan ditanya, bikin nagih banget!

Say juga mencocol sate saya dengan sambal yang terhidang bersama garam dan cabe rawit. Ya, ada rasa pedas yang sedikit menggelitik lidah ketika mengunyah dagingnya. Tambah lezat!

Saya jadi ingat, ketika sampai di tempat ini, kedua mata saya membaca sebuah tulisan pada banner yang tergantung di tempat makan ini, “Sate Babi Bawah Pohon, The Best Satay in Bali”. Enggak usah diragukan, rasanya memang enggak bohong.

Sate Babi Bawah Pohon Bali
Saat saya berkunjung ke sini kalau tidak salah ada 2 Ibu yang bertugas untuk mengipasi sate-sate ini.
Sate Babi Bawah Pohon Bali
Ini nih bumbu rahasia yang bikin rasa Sate Babi Bawah Pohon jadi enak banget!
Sate Babi Bawah Pohon Bali
Wah… 10 tusuk sate saja rasanya enggak cukup, ya!
Sate Babi Bawah Pohon Bali
Sate-sate yang sudah dibakar, diletakkan di tempat ini. Lihat deh, warnanya, menggoba banget, kan?
Sate Babi Bawah Pohon Bali
10 tusuk sate babi dan lontong ini menurut saya porsinya pas.

Enggak butuh lama untuk menghabiskan satu porsi sate babi dan lontong ini. Padahal, sebelumnya saya sudah sarapan terlebih dahulu di hotel. Kayaknya, saya bisa nambah sate babi lagi deh, kalau belum merasa kenyang. Hahaha. Segelas es teh tawar pun menjadi penutup manis untuk kian melengkapi perut saya yang sudah meraung-raung karena kesesakkan.

Oh ya, selain sate babi, kamu juga bisa memesan menu lainnya, seperti Pepes Tuna, Siobak Babi, Tipat Cantuk, Tipat Plecing, dan yang paling bikin penasaran adalah Soto Babi. Bila biasanya di daerah tempat tinggal lebih sering mengenal Soto Ayam, Soto Betawi, Soto Lamongan, dan Soto Mie, nah Soto Babi ini bikin penasaran banget. Sayang, saya udah kenyang. Mungkin lain kali memang harus datang lagi untuk mencicipi menu-menu lainnya yang dihidangkan.

Di samping itu, minuman yang dijual pun segar-segar sekali. Ada Es Kelapa, Es Campur, Es Buah, Es Jeruk, hingga Es Cincau. Kebayang dong, sehabis makan sate di Bali yang amat terik, dahaga kamu terpuasakan dengan minuman-minuman segar tersebut. Slurrpppp!

Sebagai informasi, Sate Babi Bawah Pohon ini buka mulai pukul 08.00 – 21.00 WITA. Jadi, kalau pagi-pagi kamu sudah ngiler kepengin memenuhi isi perut dengan daging babi super enak enak ini, jangan ragu buat mampir, ya. Lain waktu saya ke Bali lagi, tentu aja tempat makan ini harus masuk ke dalam destinasi kuliner saya.


Ngiler ya, kepengin cobain Sate Babi Bawah Pohon juga?

Oh ya, selain Bali, saya juga senang mencicipi berbagai kuliner setiap kali menyambangi tempat-tempat baru, salah satunya Semarang yang penuh dengan makanan enak. Ayo baca pengalaman saya mengecap rasa 7 kuliner Semarang yang paling saya rindukan! Jangan lupa, baca pengalaman saya selanjutnya kala mencoba Aromatherapy Massage di The Sactoo Villas & Spa yang bikin badan jadi super rileks!

XOXO, logo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *