10 Tips Berkunjung ke Jembatan Situ Gunung Sukabumi

Dec 30, 2019

10 Tips Berkunjung ke Jembatan Situ Gunung Sukabumi – Bicara soal wisata, Indonesia boleh berbangga. Nyatanya, Indonesia memiliki jembatan gantung terpanjang di Asia Tenggara. Ya, apa lagi kalau bukan Jembatan Gantung Situ Gunung Sukabumi?

Sebagai informasi, Situ Gunung merupakan tempat wisata alam di Sukabumi yang kini tengah ramai jadi destinasi lokal dan internasional.

Di Situ Gunung, terdapat banyak objek wisata yang disuguhkan. Namun, ada tiga spot yang enggak boleh dilewatkan, yakni Jembatan Situ Gunung, Curug Sawer, dan Danau Situ Gunung.

Nah, Jembatan Situ Gunung atau yang akrab disebut Situ Gunung Suspension Bridge memiliki panjang sekitar 243 meter, dengan lebar 2 meter, dan tinggi 150 meter. Bisa dibilang, objekwisata yang satu inilah primadonanya.

Apabila kamu berencana untuk berkunjung ke Jembatan Situ Gunung Sukabumi, simak 10 tips berikut supaya perjalanan kamu lancar dan menyenangkan.

10 Tips Berkunjung ke Jembatan Situ Gunung Sukabumi

Ikut open trip biar lebih mudah

Jika ingin pergi ke Situ Gunung Sukabumi, kamu bisa pergi sendiri atau ikut open trip (@explorer.idn) seperti yang saya lakukan. Kenapa? Selain karena harganya pas di kantong, saya belum terlalu paham dengan daerah Sukabumi, apalagi soal Situ Gunung.

Baca juga:Β 10 Hal yang Bikin Traveling Jadi Enggak Asyik dan Cara Mengatasinya

Jadi, penyelenggara open trip tersebut akan memudahkan saya untuk mencapai tempat tujuan tanpa perlu pusing memikirkan transportasi.

Namun kalau ingin pergi sendiri, bisa juga kok. Jika membawa kendaraan pribadi, jangan lupa aktifkan Google Maps. Di sisi lain, kamu juga bisa naik kereta menuju tempat wisata ini, tapi ya itu harus nyambung-nyambung, ya.


Berangkat sebelum langit terang

https://www.instagram.com/p/B5wHpjBB3ed/

Saya berangkat pukul 5 pagi dari Jakarta dan sampai Sukabumi sekitar pukul 9. Perjalanan sebenernya nggak terlalu macet, hanya saja tersendat di beberapa titik yang bikin waktu sampai jadi lebih lama.

Situ Gunung Sukabumi sendiri sebenarnya sudah buka dari pukul 6 atau 7 pagi. Kalau kamu pengin dapet foto yang bagus di mana Jembatan Gantung Situ Gunung masih sepi pengunjung, datanglah pas baru dibuka, ya. Atau, camping sekalian dari hari sebelumnya. Soalnya, makin siang, makin ramai euy!

Baca juga: Kawah Ijen: Indahnya Pesona Blue Fire Kawah Ijen, Banyuwangi

Makanya, kalau mau foto dengan area yang tampak clear, wajib sabar menunggu antrean. Soalnya, para pengunjung di sana pasti juga pengin foto-foto, kan? Percaya deh, enggak ada foto bagus yang enggak pakai kerja keras. Hehehe. πŸ˜€


Jangan lupa isi perut sebelum trekking

https://www.instagram.com/p/B4OZ-UOB5_U/

Namanya juga beraktivitas, pastinya lebih nyaman kalau perut dan tenaga sudah terisi, dong? Untuk itu, jangan lupa sarapan dulu, ya. Di sini memang disediakan welcome drink dan snack, seperti kopi, teh, singkong, juga pisang rebus.

Namun, nggak ada salahnya buat mengonsumsi makanan dan minuman yang manis supaya tenagamu lebih banyak saat menjelajah Situ Gunung Sukabumi ini.

Bisa juga beli makanan ringan untuk jadi teman camilan selama perjalanan. Pokoknya wajib makan dulu biar enggak lemes pas lagi menelusuri keindahan Jembatan Gantung Situ Gunung, ya.


Pastikan kondisi fisik prima

Dari gerbang masuk (Ticket Box) menuju Jembatan Gantung Sukabumi tuh deket banget, kok. Namun, saya menyarankan agar kondisi fisik kamu sedang dalam keadaan prima ketika menjelajah lokasi wisata ini.

Kenapa? Soalnya selepas Jembatan Situ Gunung Sukabumi, kamu bakal melanjutkan perjalanan ke Curug Sawer dengan naik-turun tangga. Jangan harap ada kendaraan di sana karena di sana masih hutan banget.

Belum lagi, kamu bakalan mampir ke Danau Situ Gunung juga. Ya, meski bisa naik ojeg ke sana, tapi kalau jalan kaki ramai-ramai enggak kalah seru, kok! πŸ˜€


Kenakanlah pakaian yang nyaman

https://www.instagram.com/p/B4qta6bHXUG/

Namanya juga lagi main di alam, hindari mengenakan pakaian yang cuma bikin tambah gerah, ya. Mungkin kamu bisa menggunakan kaos lengan pendek, sweatshirt, atau pakaian yang bahannya adem.

Baca juga: Panduan Lengkap Berkunjung ke Moscow, Rusia

Oh ya, jangan lupa buat bawa baju ganti kalau kamu berniat main di sungainya. Di Situ Gunung Sukabumi tersedia WC yang lumayan bersih, kok. Ya.. meski agak gelap aja, sih. πŸ˜…

Hindari juga mengenakan sepatu hak tinggi soalnya cuma bakal bikin kamu susah jalan. Ingat, bakalan ada trekking di sana, lho. Lebih baik menggunakan sandal gunung, sepatu gunung, atau sepatu olahraga biar jalannya lebih mantep!


Wajib pakai safety belt ketika menyeberangi jembatan

situ gunung sukabumi - situ gunung suspension bridge - jembatan gantung sukabumi

Sebelum menyeberangi Jembatan Situ Gunung Sukabumi, setiap pengunjung akan dipakaikan safety belt di pinggang. Safety belt ini berguna banget pas keadaan angin sedang bertiup kencang.

Untuk membuat pengunjung tetap seimbang, mereka bisa mengaitkan belt tersebut ke pinggir jembatan.


Berjalanlah di tengah jembatan

https://www.instagram.com/p/B4EDTaAB7V5/

Sedikit tips rahasia ketika sedang menyeberangi Jembatan Situ Gunung Sukabumi. Coba deh untuk berjalan di tengah jembatan, dengan kedua kaki dibuka sedikit lebih lebar. Percaya deh, jalannya pasti bakalan lebih nyaman dan seimbang.

Jembatan Gantung Sukabumi ini soalnya shaky banget. Kalau jalan di pinggir kiri atau kanan, kemungkinan goyangnya lebih kerasa.

Enggak disarankan juga untuk berhenti lama-lama di satu titik. Selain bisa membuat antrean menumpuk, goyangan jembatan ini bakalan lebih kerasa. Buttt… kamu wajib banget ngerasain sensasinya! Bikin ngakak! πŸ˜€


Perhatikan instruksi dari petugas

https://www.instagram.com/p/B5eDLOBHhmx/

Di ujung jembatan, akan ada beberapa petugas yang memantau masuk-keluar pengunjung di atas Jembatan Situ Gunung Sukabumi. Mereka memastikan bahwa jumlah pengunjung yang sedang menyeberang enggak melebihi kapasitas yang seharusnya.

Baca juga: Liburan Akhir Tahun Enaknya ke Mana? Biar Makin Seru, Simak Tips Ini!

Jadi, mengikuti instruksi dari petugas tuh penting banget, karena mereka pasti juga akan mengutamakan keselamatan para pengunjung.

Petugas di sana pun juga sering menghimbau supaya enggak berhenti dan foto-foto terlalu lama. Biar cepet gantian sama pengunjung lain yang juga pengin nyeberang kali, ya. Hehehe. πŸ˜€


Bawa uang tunai secukupnya

membeli souvenir sebelum ke curug sawer - jembatan gantung sukabumi

Sepengetahuan saya, di Situ Gunung Sukabumi enggak ada ATM. Jadi, bawalah uang tunai secukupnya, ya.

Uang tunai ini bisa kamu gunakan untuk membayar WC, membeli makan, oleh-oleh, atau jajan sebelum ke Danau Situ Gunung. Kalau enggak salah, ada Cimol dan Telur Gulung di sana.


Simpan sampahmu

situ gunung sukabumi - curug sawer - jembatan gantung sukabumi

Sepengamatan saya, jumlah tempat sampah di kawasan Jembatan Situ Gunung Sukabumi ini enggak terlalu banyak. Jadi, sampah apa pun itu yang dihasilkan pengunjung, baik tisu, plastik, botol minum, dan sebagainya, jangan dibuang sembarangan, ya.

Simpan sampah tersebut sampai kamu menemukan tong sampah terdekat. Biasanya sih ada di dekat WC atau pendopo kantin di sana. Yuk, sama-sama menjaga alam kita dengan membuang sampah pada tempatnya. πŸ™‚

Baca juga: 5 Tempat Wisata di India untuk Kamu yang Kangen Destinasi Alam

Nah, itulah dia 10 tips berkunjung ke Jembatan Gantung Sukabumi ini. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk kamu yang ingin melepas penat sejenak di tempat wisata dekat Jakarta ini.

Kalau masih penasaran dengan Situ Gunung, baca panduan lengkapnya di halaman ini, ya. Selamat menjelajah dan selamat bergoyang-goyang di atas jembatan! πŸ˜€

Sintia Astarina

Sintia Astarina

A flΓ’neur with passion for books, writing, and traveling. I always have a natural curiosity for words and nature. Good weather, tasty food, and cuddling are some of my favorite things. How about yours?

More about Sintia >Β 

10 Comments

  1. adit

    Lho ada jembatan gantungnya tohhh… wah dulu kelewat nih pas kesana. Cuman ke air terjun doang

    Reply
  2. Bara Anggara

    kalau tempat rame bgt gini emang sangat butuh perjuangan untuk mendapatkan foto bagus, kadang ku tak sabar menunggunya akhirnya yaudah lah yg penting dpt fotonya wkwk..

    ngeri2 sedap nih jembatan gantung situ gunung.. jembatan gantung yang pendek aja suka goyang2, apalagi kalau sepanjang ini.. eduun..

    -traveler paruh waktu

    Reply
    • Sintia Astarina

      Hahaha bener! Mesti ekstra sabar nungguin orang lain foto. Jangan keburu emosi kalau kita udah nunggu lama buat foto, eh taunya diselip orang lain juga. Hahaha. Pengalaman πŸ˜€ Yang penting ada kenang-kenangan ketika mengunjungi tempat tersebut.

      Iya kak itu lumayan bikin ngeri karena goyang banget. Rasanya gak sampe-sampe ke ujung. Hihihi πŸ˜€

      Reply
  3. Lisdha

    Mencoba mengingat-ingat, saat tinggal di Sukabumi duluuuuuuu (more than 10 years ago hehehe), sempat main ke situ gunung apa enggak πŸ™‚

    Reply
    • Sintia Astarina

      wah kalo zaman dulu kayaknya belum booming nih Situ Gunung. Atau mungkin masih tahap pembangunan, Mbak. Hehehe.

      Reply
  4. Rahma Ahmad

    Dulu aku sering camping di Situ Gunung sebelum ada jembatan gantung. Setelah ada jembatan gantung malah belum pernah ke sana lagi.

    Agak takut sih kayak ya lewat situ hahaha….takut ketinggian aku. Naik jembatan penyebrangan aja berasa oleng.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Wah seriusan suka camping di sana, Kka? Aku penasaran, belum pernah camping. Hihihi. Kapan-kapan boleh mampir ke sana lagi dan cobain nyeberangnya, Kak. Hehe. Lumayan menantang soalnya tinggi dan panjang bangeettt πŸ˜€

      Reply
  5. Rahman Kamal

    pengen banget ke tempat yang satu ini,,,,,, makasih banyak mbak buat trip story dan tips nyaa.. semoga bisa segera kesampaian ke Situgunung Suspension Bridge ini….

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.