Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

Nov 21, 2021

Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja – Perjalanan dengan DAMRI dari Yogyakarta International Airport Kulonprogo membawa saya ke Jalan Parangtritis, yang lokasinya nggak terlalu jauh dari Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman. Rencananya, saya akan menginap di sana selama 3 hari 2 malam.

Segera saya memesan taksi online dari titik tempat saya diturunkan. Entah di mana saya berada. Pas pesan, nyatanya terpaksa harus cancel 2-3 pengemudi yang tawar-menawar. “Mbak, saya dari arah utara, bisa jalan sedikit ke arah selatan?, “Mbak, bisa jalan sedikit soalnya saya sudah kelewatan?”, “Lokasi di mana, Mbak? Patokannya apa? Saya dari utara dan harus putar balik jauh. Mau tunggu?”

Jujur, siang itu tenaga saya sudah di ambang batas karena belum makan berat seharian akibat jadwal penerbangan yang ditunda, perjalanan jauh, dan menunggu ini-itu terlalu lama. Makanya, bersyukur banget ketika (pada akhirnya) dapet driver yang kooperatif sekali. :”)

Perjalanan dari titik jemput ke Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman kurang lebih sekitar 8 menit. Harusnya bisa lebih cepat, tapi ternyata ada jalan yang ditutup. Betapa bahagianya saya saat sampai di hotel incaran ini. Rasanya pengin cepet-cepet check in, taruh tas dalam kamar, dan cari makan.

Pengalaman Menginap Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

 

Tentang Hotel Greenhost

Tampak luar, hotel ini terasa rimbun sekali dan mudah dicari. Tanaman merambat yang menutupi dinding depan menjadi khas yang bikin wisatawan ingin melirik. Mengusung konsep modern dengan sentuhan kebudayaan lokal, Greenhost Hotel berkomitmen untuk beroperasi dengan penuh tanggung jawab dan berkelanjutan, utamanya untuk lingkungan dan komunitas lokal.

Seperti yang diketahui, hotel ini menjadi salah satu lokasi shooting Ada Apa dengan Cinta 2. Kalau dilihat, suasana hotel kala itu belum serimbun sekarang. Look at now! 😍

Proses check in lancar

Kerimbunan itu pun juga bisa ditemui ketika masuk ke dalam hotel. Tanaman hijau di mana-mana dan dapat ditemui dengan mudah di segala. Asri sekali.

Saya menggeret koper menuju resepsionis dan berkata bahwa saya ingin check in. Permintaan saya langsung diproses. Omong-omong, entah kenapa bagian lobby dan resepsionis hotel ini gelap sekali. Seperti hanya mengandalkan cahaya yang masuk dari ruang semi terbuka hijau di area tengah hotel., tapi nggak secara langsung menerangi bagian resepsionis. Entahlah.

Setelah memberikan KTP dan mengisi form kesehatan, nggak lama saya diberikan key card sebagai akses untuk masuk ke dalam kamar. Prosesnya cepat dan lancar. Nggak sabar pengin istirahat.

Kamar berdesain inovatif dan eksperimental

Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

Whoaaa … akhirnya sampai juga! Saya pesan Deluxe Room dengan satu tempat tidur besar dan tanpa breakfast, dengan rate sekitar Rp500 ribuan semalam.

Pada bagian kiri ada kamar mandi, dan di bagian kanan ada lemari untuk menyimpan tas serta menggantung pakaian. Lalu ada area tempat tidur, juga desk dengan amenities dan TV yang layarnya berukuran kecil.

Jika menyibak gorden kamar ini, saya bisa melihat aktivitas warga lokal yang tinggal di sekitaran hotel. Tanaman merambat menutupi sebagian pemandangan. Saya melongok ke bawah gorden. Kedua mata menangkap batu-batu koral berwana-warni yang menghiasi kamar ini. Wow, I’m so in love with the details!

Bila diperhatikan, kamar ini mengusung konsep industrial modern. Hal itu pun tampak jelas dari dinding kamar berwarna monokrom yang seolah menonjolkan elemen material aslinya. Nuansa hijau di dalam kamar pun juga dihadirkan, meski hanya melalui benda kecil seperti tanaman di dalam satu tembok.

Kemudian, elemen kayu dan warna-warna senada yang dihadirkan pun tampak membuat kamar ini begitu stylish, hangat, dan memesona. Bagaimana bisa nggak jatuh cinta? 😳❀

Tempat tidur di kamar ini dilengkapi dengan sprei, selimut, dan bantal yang bersih. Empuknya nggak perlu diragukan lagi. Hari pertama di Jogja saya sempat nggak enak badan karena telat makan. Niat tidur lebih awal dan kepengin merasa mendingan itu didukung penuh oleh empuknya bantal dan kasur (dan tentu saja Tolak Angin). Besoknya bangun-bangun langsung seger lagi.

Omong-omong, amenities yang cukup standar pun juga tersedia, seperti kopi, teh, dan gula, ketel listrik, cangkir, dan air minum. Sayangnya, Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman masih memberikan air mineral dalam kemasan botol plastik.

Meski bisa didaur ulang, saya pikir inisiatif pengemasan air mineral ini bisa meniru Qubika Hotel Gading Serpong yang sudah menggunakan botol kaca dan mempersilakan tamu yang menginap untuk me-refill air minum mereka secara mandiri di titik-titik yang disediakan.

Meja kerja

Di dekat gorden atau jendela besar, ada spot yang cukup untuk laptop-an. I thought that the Greenhost Hotel Management was so thoughtful, though. Ada reed difusser yang entah wanginya apa, tapi cukup bikin rileks ketika berada di dalam kamar atau ketika sedang bekerja dengan laptop. Hanya saja, kursi kayu yang disediakan nggak memiliki bantalan empuk sehingga mungkin kurang nyaman jika harus duduk berjam-jam.

Kamar mandi mungil

Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman memanfaatkan ukuran Deluxe Room ini seoptimal mungkin sehingga untuk ukuran kamar mandiri sendiri nggak terlalu luas. Pintu yang digunakan berbahan kayu dan untuk membukanya, bisa digeser ke arah kiri dan kanan.

Bathroom amenities yang diberikan ada sampo dan sabun, shower cap, tooth brush & paste, serta sanitary bag. Nggak disediakan hair dryer di sini, tapi bisa pinjam dengan menghubungi room service.

Area shower dan toilet dibatasi tirai putih, yang bisa ditutup atau dibuka saja. Kloset aman, ada semprotannya pula, persediaan tisu toilet cukup, shower juga aman, air panasnya pun cepat keluar.

Hanya saja, di salah satu dinding kamar mandi ini terdapat lubang yang sepertinya digunakan untuk memperlancar sirkulasi udara. Jika suasana hotel sedang hening sekali, saya bisa mendengar pembicaraan orang yang lewat di depan kamar saya. Kadang jadi cemas sendiri karena rasanya seperti “sedekat” itu. πŸ˜†

Pelayanan yang ramah

Selama menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman, saya merasa semua petugas di sana welcome dan helpful banget ke semua tamu. Mau pinjam har dryer dan setrika, sendok dan garpu untuk makan di kamar, minta bantuan untuk membawakan barang, wah semuanya gercep! Senang sekali rasanya bisa menghabiskan waktu di sini.

Breakfast

Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

Karena saya nggak memesan kamar dengan breakfast, alhasil saya nggak bisa ceritakan pengalamannya di sini. Namun, area breakfast di Art Kitchen Restaurant ini terletak di lantai pertama, lantai yang sama dengan lobby.

Di area semi outdoor ini, tamu yang menginap bisa memilih meja manapun dekat kolam renang. Saya lihat, protokol kesehatan di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman ini juga dijalankan dengan baik. Satu meja idealnya diisi 2 orang saja dan jarak antara meja satu dan yang lainnya nggak terlalu dekat.

Kolam renang dan faslitas lainnya

Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

Kolam renang berada di lantai yang sama dan bersebelahan langsung dengan restoran. Di berbagai sisi kolam renang diberi tanaman tinggi yang menjadi pemisah ruang. Saat akhir pekan, biasanya kolam renang ini dipakai oleh keluarga, terutama anak-anak.

Duh, rasanya syahdu banget duduk-duduk santai di area kolam renang ini, Tanaman-tanaman yang mengelilingi membikin Jogja terasa lebih adem.

Selain restoran dan kolam renang, di lantai ini juga terdapat Creative Sharing Space, Genetika Concept Store, Tea Spa by Saarah Day Spa, dan Fitness Corner. Di area Fitness Corner, terdapat sepeda yang bisa dipinjam (atau disewa, ya?) untuk berkeliling.

Pengalaman Menginap di Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman Jogja

Di lantai paling atas alias Rooftop Level, terdapat Creative Farming, Cinnamon Meeting Room, serta Prayer Room (mushala). Sebelum check out, saya sempat mampir ke Creative Farming tempat berbagai tanaman dirawat dengan baik. Bahkan, sayur-sayuran yang terhidang di restoran hotel ini berasal dari sini, lho. Interesting!

Kena prank hujan buatan

Yang menarik, hotel ini memiliki hujan buatan, lho! Pernah suatu kali saya keluar dari kamar hotel dan kaget karena tahu-tahu hujan. Sempat kecewa karena hari itu sudah dandan rapi dan rencananya akan bepergian dengan ojeg online.

Namun pas turun ke bawah, lho, lho, kok di luar panas menyengat? Oalah … ternyata hujan buatan, toh! Berasa di-prank. Hati saya langsung lega seketika. Fyuuhhh … πŸ˜‚

Sepengamatan saya, hujan buatan ini turun setelah jam breakfast usai. Kalau nggak salah wakut itu hari Minggu. Hujan buatan ini tentu saja tujuannya adalah mengairi tanaman-tanaman yang menghiasi hotel hijau ini. Ini bikin saya makin jatuh cinta dengan konsep Greenhost Boutique Hotel Prawirotaman. ❀

Kesimpulan

Rasanya cukup puas mengnap 3 hari 2 malam di hotel ini. Saya semakin dibikin percaya kalau hotel yang dipesan ketika sedangΒ traveling bukan cuma sekadar untuk tidur saja, melainkan untuk melepas penat, merontokkan lelah, menyembuhkan diri, mengisi ulang energi. Rasanya saya bisa dapatkan itu semua di hotel ini.

 

Sembari menunggu GoCar yang akan mengantar saya ke La Casa Jogja, saya melangkahkan kaki ke depan hotel untuk berfoto dengan background mural keren yang saya lihat di Instagram. Mural ini berjudul “In Your Eyes” yang digambar oleh Zabou, sreet artist asal Prancis yang tinggal di London. Karya berukuran 3x4m ini dibuat pada 2018 lalu. Ada yang bisa nebak wanita di mural ini mirip siapa?

Berfoto di depannya semakin menambah kenangan manis saya kala berada di Jogja. Heran, kenapa, sih, kota ini ngangenin terus? Ingin rasanya tinggal lebih lama sembaru menelusuri penjelajahan satu per satu.


Ada yang mau menginap di Greenhost juga?

Sintia Astarina

Sintia Astarina

A flΓ’neur with passion for books, writing, and traveling. I always have a natural curiosity for words and nature. Good weather, tasty food, and cuddling are some of my favorite things. How about yours?

More about Sintia >Β 

52 Comments

  1. nasirullah sitam

    Greenhost ini sejak beberapa tahun sebelum pandemi emang ramai banget dikunjungi dan diinapi wisatawan. Konsepnya asyik, dan memang tempatnya menyenangkan. Pernah ada acara di sana heeee

    Reply
  2. hallowulandari

    waaaahhh sumpah suka banget sama area restonya buat sarapan sama kolam renangnya! ciamik banget yaa! jadi opsi buat nginep ah klo nanti udah bisa jalan-jalan lagi ke Jogjaa

    Reply
  3. Gita Siwi

    Kebayang nih aku kalau mau nginap ,datang aja suasana hijau udah menyambut bikin adem. Terima kasih sharingnya mba, bisa jadi pilihan juga nih kalau nanti liburan.

    Reply
  4. Arni

    Bagus banget ini hotelnya
    Konsep ramah lingkungan langsung terasa ya
    Banyak tanaman hijau, punya hujan buatan pula. Mungkin ini buat nyiram tanaman kali ya
    Ou, kamarnya unik. Berkonsep natural gitu dengan warna alami bahan aslinya. Catet ah, mudah-mudahan ada rejeki bisa nginep di sini juga

    Reply
  5. andrie k

    Hotel Greenhost ini memang ciri khasnya pada tumbuhannya yang rimbun seperti ini ya, jadi kalau ada yang nunjukin jalannya langsung ketemu. Karena memang beda dari yang lainnya, seger banget tinggal disini serasa menggunakan ac alami.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Kalay lokasi hotel ini agak di area atas, mungkin nggak perlu pakai AC karena kerasanya adem terus yaa. Hihi πŸ˜€

      Reply
  6. Agustina Purwantini

    Itu mural Anggun C Sasmi kan ya? Muehehehe …saya tinggal gak jauh dari situ, di seputaran titik Nol aja, jadiiii gak pernah nginep di hotel ini. Hehehehe …

    Reply
    • Sintia Astarina

      Hihihi bukan, Mbak. Ntah ini mural siapa. Tapi aku merasa ini malah mirip kayak Cantika Abigail-nya GAC?

      Reply
  7. Ainhy E

    Baru kali ini saya denger hotel menyediakan hujan buatan, widih unik banget. Kalau hati lagi melow pas banget tuh. Btw saya salfok sams kolam renangnya, kayaknya kalau remamg disitu gak berasa kayak di kolam deh krn suasananya alam banget banyak dedaunan di pinggir kolam. Kapan2 mau singgah di hotel ini

    Reply
  8. tukang jalan jajan

    konsepnya eco friendly banget. Suka deh dengan elemen kayu yang lumayan banyak dikamar, dengan warna coklat hangat ngebuat tidur dan istirahat jadi nyaman

    Reply
  9. Afif Dalma

    wah sangat lengkap fasilitasnya.. tempatnya juga megah dan unik. btw aku paling suka di bagian kamar, keren banget desainnya yang serba memanfaatkan kayu.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Nggak jauh-jauh ya unsur alamnya. Konsisten! πŸ˜€

      Reply
  10. Agung Han

    Penuh hijau pepohonan, jd berasa sejuk dan adem ya kak. Nginep pun lebih betah.

    Reply
  11. Finaira Kara

    Wuaaahh, keren banget hotelnya. Btw, ini berasa adem banget ya, konsepnya unik gitu. Apalagi ada garden space-nya di dalam hotel. Aksen woody-nya juga oke banget, fresh minimalis gitu

    Reply
  12. Jalan-Jalan KeNai

    Duh, seger banget lihat yang serba hijau begini. Seru juga ya ada hujan buatannya. Konsep mengairi tanaman yang unik πŸ™‚

    Reply
    • Sintia Astarina

      Betul. Takjub dengan konsep hujan buatan di hotel ini. Makanya happy banget pas ngelihat hotelnya jadi rimbun begini.

      Reply
  13. T.Retno

    Adeeeem ngeliat hotelnya. Banyak tanaman. Kalau hotel butik memang terasa lebih spesial dan unik ya, Mbak.

    Reply
  14. Rere

    Mahal juga ya ternyata harga kamarnya. Mungkin krn udah terkenal ya gara2 film AADC 2 hehe jadinya mahal, pdhl fasilitasnya sama aja kyk hotel2 di bawah 500ribu

    Reply
  15. Aky

    Hotelnya berasa kayak rumah pohon kak, cantik mana pas masuk interiornya juga kayu kayuan xD
    Menarik bgt, sampai makanan yg disajikan juga dari kebun sendiri.
    Wah kayaknya enak dijadiin rekomendasi hotel buat temen yg mau ke Jogja

    Reply
  16. Samleinad

    Jarang banget ada hotel yg punya konsep hijau seperti Grenhost Prawirotaman ini. Banyaknya tumbuhan hijau di lingkungan hotel, menjadi nilai plus yg tentunya membuat para tamu merasa betah dan nyaman selama menginap ya.

    Reply
  17. Bayu Fitri

    Aku suka penginapan yng bernuansa kayu2 gitu kesannya vintage dan adem pastinya ya mbak..duh jadi mupeng pengen ke Yogya ..kusave ah buat ke Yogya nanti

    Reply
  18. Bethania FN

    wah keren bgt ini konsep hotelnya. apalagi ada creative farmingnya gitu. boleh diambil gak ya sayur-sayurannya sebagai oleh-oleh kalau pulang dari sana? hahaha

    Reply
    • Sintia Astarina

      Hahaha, good question! Sayangnya aku nggak nanya jadi nggak tahu jawabannya, Kak. Hihi

      Reply
  19. Ika Maya Susanti

    Buat yang suka ijo-ijo, ni tempat asyik banget ya buat foto-foto. Pantesan saking cakepnya sampai dipakai tempat shooting film. One day kalau ke sana, saya jadi penasaran sama roof top nya.

    Reply
  20. Clara Agustin

    duh, jadi ke pengen ke jogja dan menginap di sana. yang aku suka, di sana bisa lihat yang hijau-hijau.

    Reply
  21. Rahman Kamal

    Huaaaa, enak banget tempatnya. Green dan nyaman. Aku lihat foto interior dan isi kamarnya looks so good. Space kerja nya juga terlihat cukup well-made dan mengakkomodir banget. Tapi sayang, kursinya yah. Jadi perlu sesekali rehat agar duduk tetap terasa nyaman.

    Lokasinya cukup asik dan ada garden nya. Keren parah sih!

    Reply
  22. Sadewi Handayani

    Aku udah pernah nginep disini waktu ke jogja, rekomend banget deh buat kalian yang pengen ke jogja nginepnya disini

    Reply
  23. cicifera

    ah sejuk ya konsepnya. banyak unsur kayu dan juga banyak tanaman hijau, termasuk hidroponik. udah lama pengen staycation di jogja, tapi ppkm dan pandemi jadi bikin aku mikir 2x deh xD

    Reply
    • Sintia Astarina

      Persiapannya jadi lebih banyak ya di kalan pandemi begini huhu

      Reply
  24. Uniek Kaswarganti

    Menyenangkan sekali nih suasana di Greenhost ini. Aneka tanamannya bikin sejuk ya ketika kita duduk2 di berbagai tempat yang disediakan di situ. Kapan2 pengin nginep sini ah kalau ke Jogja.

    Reply
    • Sintia Astarina

      Yay, semoga bisa jadi tempat mengina yang nyaman dan menyenangkan buat Mbak, ya. πŸ˜€

      Reply
  25. Nurul Dwi Larasati

    Jadi pengen nginep di sana kan aku setelah baca pengalaman mba Sintia. Kalau dilihat fasilitasnya memuaskan ya. Kalau ke Yogya, harus mampir nginep di sini. Biar ketemu Rangga, *eh πŸ˜„πŸ€­

    Reply
  26. unggulcenter

    Mantab banget ya itu kolam renang disekitarnya alami gitu jadi kayak di hidden lake gitu di tengah hutan!

    Reply
  27. pisang bolen

    sepertinya menyenangkan…. referensi nih buat ke yogya

    Reply

Submit a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.